Ngaku Salah, ASN Viral Terobos Jalan Lagi Dicor di Pekalongan Minta Maaf

Ngaku Salah, ASN Viral Terobos Jalan Lagi Dicor di Pekalongan Minta Maaf

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 29 Sep 2026 18:47 WIB
Viral Pria Berseragam ASN Nekat Lewati Jalan Cor Basah di Pekalongan
Viral Pria Berseragam ASN Nekat Lewati Jalan Cor Basah di Pekalongan. (Foto: Tangkapan Layar Video Viral)
Pekalongan -

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekalongan, memanggil ASN pengemudi mobil yang menerobos jalan cor di wilayah Simbang Kulon, Pekalongan. ASN itu mengakui perbuatannya dan meminta maaf.

"Hari ini, sudah kami lakukan pemeriksaan. Yang bersangkutan mengakui perbuatan itu dan sudah menyatakan permohonan maaf," kata Kepala BKPSDM, Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo, saat dihubungi melalui telepon, Selasa (29/9/2026).

Rusmani menyebut peristiwa pada Senin (28/9) itu terjadi saat yang bersangkutan hendak berangkat menuju kantor. Saat didatangi perangkat Desa Simbang Kulon di kantornya, ASN itu pun mengakui perbuatannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BKPSDM kemudian melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada atasan ASN tersebut dan mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian. Pihaknya juga menyarankan ASN itu membuat permohonan maaf secara resmi.

ADVERTISEMENT

"Tadi kami dengan tim ke sana (lokasi), kemudian memastikan betul kejadian itu. Yang bersangkutan mengaku bersalah," jelas Rusmani.

Disebutkan saat kejadian kondisi jalan tersebut ramai karena bertepatan dengan aktivitas pagi hari. Pengakuan ASN itu kepada BKPSDM, hal itu menjadi alasannya nekat melintasi jalan yang tengah diperbaiki.

"Bagaimanapun itu menurut kami sesuatu yang keliru, sehingga yang bersangkutan harus minta maaf," tegasnya.

Sedangkan terkait informasi kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp 25 juta, Rusmani mengaku belum mengetahui secara pasti.

"Kalau itu kami belum tahu," ujarnya.

Ia menjelaskan berdasarkan pengecekan di lokasi, bagian jalan yang terlihat dalam video masih berupa lapisan dasar sebelum proses pengecoran. Namun, karena lapisan tersebut belum terlalu tinggi dibanding permukaan jalan, kendaraan masih memungkinkan untuk melintas.

"Kalau yang saya lihat di video itu memang masih di lapisan dasar. Sebelum dicor kan permukaan jalan diberikan lapisan dasar untuk meratakan," jelasnya.

Berkaca dari kasus ini, Rusmani mengimbau ASN untuk menjaga perilakunya di masyarakat. Pihaknya pun turut meminta maaf atas perbuatan oknum ASN tersebut.

"Betul. Makanya kami atas nama ASN juga mohon maaf," pungkasnya.



(ams/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads