Kandang kambing milik warga Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Banyumas ludes terbakar. Akibat kejadian itu sembilan ekor kambing yang berada di dalam kandang mati terpanggang.
"Dalam kejadian tersebut, sembilan ekor kambing milik korban turut terbakar hingga hangus. Untuk kerugiannya ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta," jelas Kepala UPT Damkar Banyumas Andaru Budilaksono melalui rilis kepada detikJateng, Selasa (22/9/2026).
Andaru menyampaikan, kebakaran terjadi di kandang milik Sardem (50), warga Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, sekitar pukul 11.10 WIB tadi. Api diduga berasal dari bara tungku yang masih menyala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar bernama Neti (35). Saat itu, Neti mendengar suara letupan ranting terbakar dari arah kandang.
"Melihat api, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Salah satu warga selanjutnya menghubungi Damkar," kata Andaru.
Laporan kebakaran tersebut diterima petugas Damkar Banyumas pada pukul 11.32 WIB. Regu 3 Pos Damkar Kembaran langsung dikerahkan menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 11.46 WIB. Namun, saat regu pemadam tiba, api sudah lebih dulu berhasil dipadamkan oleh warga.
Meski api berhasil dijinakkan, sembilan ekor kambing milik Sardem yang berada di dalam kandang tak berhasil diselamatkan.
Petugas Damkar kemudian melakukan pendataan bersama Polsek Sumbang dan warga. Dari pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu bara api dari tungku yang masih menyala.
"Penyebab kebakaran diduga dari bara api tungku yang masih menyala," ujarnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat memastikan sumber api benar-benar padam setelah selesai digunakan, terutama tungku yang berada di dekat bangunan atau kandang yang mudah terbakar.
