Keluarga 3 Korban Kapal Virgo Asal Karanganyar Diambil Sampel DNA

Keluarga 3 Korban Kapal Virgo Asal Karanganyar Diambil Sampel DNA

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Selasa, 22 Sep 2026 13:02 WIB
Dokkes Polda Jateng, saat ambil Sempel DNA keluarga korban Kapal Virgo, di Klinik Bhayangkara Polresta Solo, Selasa (22/9/2026).
Dokkes Polda Jateng, saat ambil Sempel DNA keluarga korban Kapal Virgo, di Klinik Bhayangkara Polresta Solo, Selasa (22/9/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Solo -

Polisi melakukan pengambilan sampel DNA terhadap keluarga tiga penumpang kapal Virgo Transport 8 asal Solo dan Karanganyar. Ketiga penumpang itu yakni Ahda Dhiyaurrohman (18) dan Aldo Nurahmansya (19), warga Jaten, Karanganyar, serta Guntur Aji Pangestu (27) warga Jebres, Kota Solo.

"Dari Dokkes Polda Jateng, kami dari tim DVI saat ini sedang mengambil tiga keluarga dari kemungkinan korban, ataupun korban yang ditemukan di Banjarmasin, maupun korban yang ditemukan di Jawa Timur. Saat ini kami mengambil sempel darah, dan gigi, yang nanti akan kami cocokan DNA-nya," Kaur DVI Polda Jateng AKP Derry Setiawan, kepada awak media di Klinik Bhayangkara Polresta Solo, Selasa (22/9/2026).

Tiga sampel DNA yang diambil dari ayah atau ibu atau saudara kandung. Sampel DNA itu akan dikirim ke Pusdokkes untuk dicocokan dengan DNA korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami sampai saat ini masih menunggu dari Mabes Polri keluarga siapa saja yang kami ambil DNA," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Pihak keluarga masih menunggu informasi keberadaan ketiga korban. Kabar terbaru, ditemukan KTP Ahda pada salah jasad yang berhasil dievakuasi.

Ayah Ahda, Nurul Bahri (45), belum bisa memastikan apakah jasad tersebut putranya atau bukan. Dia masih menunggu informasi yang pasti

"Beritanya masih simpang siur, kita sebaiknya menunggu hasil DNA ini saja. Karena sementara ini, ada info kemarin dari Jasa Rahaja ada KTP yang menempel di jenazah, KTP Ahda katanya. Tapi kita belum tahu ya. Seperti yang disampaikan beliau dari Polda Jateng, masih harus dicocokkan dengan DNA," kata Bahri.

Saat pengambilan sampel DNA, dia mengatakan sampel yang diambil seperti darah, dan air liur. Dia mendapatkan informasi pengambilan sampel DNA sejak hari Jumat kemarin, yang diagendakan pada hari ini. Bahri pun masih menunggu kabar pasti soal putranya dari rumah.

Sementara itu, Bude Aldo, Ranurmahartini (55) menerima kabar ada properti Aldo ditemukan. Namun dia masih menunggu pencocokan hasil DNA.

"Informasi sudah ditemukan kemarin sore, karena properti sudah jelas milik Aldo. Sepupunya di sana (Banjarmasin) sudah melihat jenazahnya, bahwa itu benar. Cuma tadi pagi dari forensik konfirmasi ke saya, apakah giginya pakai pemutih. Padahal selama ini tidak pakai pemutih," kata Ranurmahartini.

Dia menjelaskan, Aldo hendak pergi ke Banjarmasin untuk bekerja di perkebunan sawit bersama Ahda, dan Jevon. Dia mengaku terakhir berkomunikasi dengan Aldo saat hari Jumat (11/9).

"(Kemarin) Ada empat jenazah yang ditemukan, tapi belum teridentifikasi. Sorenya baru dapat kabar, properti Aldo sudah ditemukan itu, tapi belum berani memastikan kalau itu jenazahnya Aldo," ujarnya.

Ibu Guntur, Sri Mulyani (54), masih menunggu kabar putranya di rumah. Sampel DNA yang ambil adalah sampel darah dan liur.

"Kemarin saya dapat informasi, cuma ditanyai ciri-ciri korban, dan properti korban," kata Sri.

Dilansir detikNews, Basarnas melakukan pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Kapal Virgo yang membawa 243 orang sempat melaporkan berlayar menghadapi cuaca buruk lalu hilang kontak.

"Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan," kata Kabasarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan, Minggu (13/9).

Titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, jarak tempuh sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, waktu tempuh sekitar 5 jam.

Berikut kronologi Kapal Virgo hilang kontak:

1. Pukul 01.00 WIB, Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin melaporkan menghadapi cuaca buruk dan selanjutnya terjadi hilang kontak.

2. Pukul 04.10 WIB, GM Virgo Transport 8 melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.

3. Pukul 04.30 WIB, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan 1 tim menuju Dermaga SAR Basirih dan berangkat menuju titik terakhir kapal yang diketahui menggunakan KN SAR Laksmana 241 dengan estimasi 5 jam perjalanan.

4. Basarnas Command Center (BCC) telah mengirimkan broadcast radio ke seluruh saluran di kawasan dan mengirimkan peta prediksi digital untuk dasar pelaksanaan SAR



(apl/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads