Penyidik telah memintai keterangan pengemudi mobil pikap yang ditemukan dalam kondisi berlumur darah di wilayah Mlipak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Namun, sopir itu tidak ingin melanjutkan laporan kejadian yang dialaminya.
"Setelah kondisi korban memungkinkan, penyidik melakukan pemeriksaan untuk menggali lebih lanjut mengenai rangkaian kejadian. Dalam pemeriksaan tersebut, korban menyampaikan tidak ingin melanjutkan laporan terkait kejadian yang dialaminya," kata Kasubsi Penmas Si Humas Polres Wonosobo Aiptu Nanang Wibowo dalam pesannya kepada detikJateng, Senin (21/9/2026).
Nanang tidak menyebutkan siapa yang membuat sopir itu mengalami luka. Namun menurut Nanang, sopir itu memilih menyelesaikan permasalahan dengan kekeluargaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban juga menyampaikan bahwa dirinya merasa memiliki bagian dalam persoalan yang terjadi dan memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan," sambungnya.
Perihal dampak kerusakan jalan yang ditimbulkan, kata Nanang, korban menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab.
"Kepolisian menghormati keputusan korban untuk melanjutkan atau tidak melanjutkan laporan. Keputusan tersebut merupakan hak korban," ujarnya.
"Namun apabila di kemudian hari korban ingin melaporkan atau meminta penanganan lebih lanjut, kepolisian tetap terbuka. Pelayanan kepolisian tersedia selama 24 jam," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil pikap ditemukan nyasar di lahan kosong usai menerabas gang sempit di permukiman wilayah Desa Mlipak, Kecamatan/Kabupaten Wonosobo. Sopir pikap itu ditemukan dalam kondisi berlumur darah.
"Polres Wonosobo membenarkan adanya penanganan kendaraan pikap Mitsubishi L300 yang ditemukan terparkir di sebuah lahan kosong di tengah permukiman wilayah Mlipak," kata Kasubsi Penmas Si Humas Polres Wonosobo Aiptu Nanang Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Sabtu (19/9/2026).
Nanang mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/9/2029). Keberadaan mobil itu menyita perhatian warga sekitar. Sebab, mobil itu nyasar di area permukiman dengan akses jalan yang sempit dan tidak memungkinkan dilalui mobil dalam situasi normal.
"Petugas kemudian melakukan penelusuran menuju lokasi melalui akses gang dan anak tangga di samping masjid hingga menemukan kendaraan tersebut," ujar dia.
"Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan seorang laki-laki yang merupakan pengemudi kendaraan dalam kondisi mengalami luka dan berlumuran darah," imbuh Nanang.
Nanang saat itu mengungkapkan, sopir pikap tersebut mengaku sebelumnya dipukul oleh orang yang belum diketahui identitasnya.
"Korban kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut hingga akhirnya masuk dan berhenti di lokasi lahan kosong. Petugas selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.
