Asyik Berenang di Sungai Tuntang Demak, ABG Tewas Tenggelam

Asyik Berenang di Sungai Tuntang Demak, ABG Tewas Tenggelam

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Minggu, 20 Sep 2026 19:29 WIB
Simulasi penanganan kecelakaan di Sungai Luworo yang dilakukan usai peresmian Jembatan Luworo, Pilang Kenceng, Kabupaten Madiun (dok BNPB)
Foto: Ilustrasi ABG tenggelam di Sungai Tuntang Demak. (dok BNPB)
Demak -

Seorang anak remaja berinisial YSS (13), warga Karangtengah, Demak tewas tenggelam di Sungai Tuntang bawah Jembatan Dukuh Sindon, Trimulyo, Guntur, Demak. Tim penyelam sempat diterjunkan untuk melakukan pencarian korban.

"Kapolsek meminta bantuan ke BPBD Demak serta Basarnas Semarang. Setelah tiba di lokasi kemudian mencari korban hingga diturunkan tim penyelam," kata Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9/2026).

Rudi mengatakan peristiwa ini bermula pada sekitar pukul 10.00 WIB. Korban bersama sejumlah saksi bermain bersama lalu memutuskan berenang di Sungai Tuntang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekira pukul 10.00 WIB kemudian mereka sepakat untuk main air atau berenang di aliran Sungai Tuntang tepatnya di bawah Jmbatan Dukuh Sindon, Trimulyo, Guntur, Demak," ujar Rudi.

ADVERTISEMENT

Nahas, korban yang tidak bisa berenang tidak sengaja mengarah ke area sungai dengan kedalaman sekitar lima meter. Akhirnya, korban kepayahan.

"Sesaat setelah bermain air, sekira 15 menit, korban bermain air ke arah yang kedalaman air sekira lima meter dan hal tersebut tidak disadari oleh korban, karena korban ternyata tidak mahir dalam berenang," ucap Rudi.

Rudi mengungkapkan saksi-saksi yang turut berenang bersama korban sempat berupaya menolong. Namun, upaya mereka gagal dan korban lalu tenggelam.

"Melihat korban tidak bisa berenang para saksi diantaranya Riski, Hisyam, Radit, Anang, Wahyu, dan Fais berusaha menolong korban dengan cara menarik tangan korban. Namun para saksi yang menolong merasa tidak kuat menarik tangan korban. Akhirnya korban tenggelam ke dalam atau dasar sungai," urai Rudi.

Para saksi lalu berupaya meminta pertolongan warga. Rudi mengatakan warga sempat melakukan penyisiran sungai namun tidak mendapatkan hasil.

"Para saksi kemudian naik ke atas jembatan meminta tolong serta memberi tahu hal tersebut kepada warga. Warga pada saat itu sudah berusaha mencari korban ke aliran sungai tersebut namun tidak mendapatkan hasil," terang Rudi.

Tim SAR kemudian datang dan melakukan pencarian korban, salah satunya dengan cara menyelam. Rudi mengungkapkan korban akhirnya berhasil ditemukan 3,5 jam usai tenggelam dalam keadaan meninggal dunia.

"Pada pukul 13.30 WIB akhirnya korban bisa ditemukan dan dievakuasi serta langsung dibawa ke rumah duka di Karangtengah Demak," pungkas Rudi.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads