Kebakaran TPST Kedungrandu Banyumas Meluas ke Permukiman, 2 Bangunan Ludes

Kebakaran TPST Kedungrandu Banyumas Meluas ke Permukiman, 2 Bangunan Ludes

Anang Firmansyah - detikJateng
Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB
Gudang dan rumah warga yang ludes terdampak kebakaran TPST Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Minggu (20/9/2026).
Gudang dan rumah warga yang ludes terdampak kebakaran TPST Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Minggu (20/9/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas meluas ke wilayah permukiman. Sedikitnya ada dua bangunan yang ludes karena api terus merembet dan membesar ke arah utara.

"Awal mula untuk api dari bawah, terus karena mungkin angin yang besar, dan pohon-pohon yang sudah kering ya, daun-daun terutama, itu yang bikin merembet api sampai ke sini, sampai membakar dua bangunan ini," kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, saat ditemui wartawan di lokasi, Minggu (20/9/2026).

Andaru menjelaskan dua bangunan yang terbakar salah satunya merupakan rumah warga. Sedangkan, bangunan yang ada di sebelahnya merupakan gudang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi yang kami dapat ada penghuninya, tapi sudah dievakuasi. Jadi tidak ada korban jiwa," terangnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, terdapat beberapa kendala sehingga api tidak kunjung padam. Salah satunya adalah kondisi angin yang besar sehingga membuat api merambat ke arah daun kering.

"Kita terkendala oleh air ya, untuk pemadaman. Karena angin yang kencang dan kita juga kesulitan air, kita disuplai air dari tangki DLH," jelasnya.

"Kita masih melokalisir ya, melokalisir untuk api, supaya tidak semakin membesar. Kita semprot yang dekat dengan rumah ini dulu, supaya tidak merembet ke sini dulu," lanjut dia.

Hingga saat ini sedikitnya tim telah menerjunkan lima armada untuk proses pemadaman. Pihaknya juga telah meminta bantuan tambahan armada ke wilayah Kabupaten Cilacap.

"Kami memberangkatkan ada 5 unit ke sini ya. Dari Pos Kroya (Cilacap) tadi juga sudah menghubungi kami untuk memberikan BKO di Banyumas. Untuk tim kira-kira 15-20 orang belum termasuk TNI-Polri dan relawan," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. Hingga saat ini, api masih berkobar besar dan menimbulkan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi ke arah utara.

"Mulai ada terlihat asap hitam itu setelah duhur tadi. Tahu-tahu langsung besar apinya," kata salah satu warga sekitar, Sofyan saat ditemui detikJateng di lokasi, Minggu (20/9).

Pantauan detikJateng, kondisi kobaran api sudah besar pada pukul 13.50 WIB. Api berasal dari tumpukan sampah kering yang berada di selatan bangunan TPST. Kondisi angin yang besar membuat titik api cepat merambat hingga masuk ke dalam bangunan TPST di arah timur.

Petugas pemadam kebakaran nampak kewalahan menjinakkan api. Sebab kondisi angin besar menyulitkan petugas untuk mendekat ke titik api. Kondisi dalam hanggar yang berada di sebelah timur sudah terbakar.

Dari informasi yang diperoleh, hanggar tersebut berisi mesin pengolahan sampah. Sempat terdengar beberapa kali letupan yang berasal dari arah hanggar.

Sofyan menjelaskan titik api sebenarnya sudah mulai terlihat sejak kemarin sore dari arah selatan TPST. Hanya saja tidak begitu besar.

"Dari kemarin itu sebenarnya sudah terlihat bibitnya. Api dari arah selatan," terangnya.



(apu/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads