Pipa Oli Mesin Oven Bocor Picu Kebakaran Pabrik Kayu Jokowi

Round-Up

Pipa Oli Mesin Oven Bocor Picu Kebakaran Pabrik Kayu Jokowi

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 17 Sep 2026 05:15 WIB
Kebakaran pabrik kayu PT Rakabu di sragen.
Kebakaran pabrik kayu PT Rakabu di Sragen. Foto: Dok. Damkar Sragen
Solo -

Kebocoran pipa oli pada mesin oven diduga menjadi penyebab kebakaran di pabrik kayu milik PT Rakabu Sejahtera di Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Sragen. PT Rakabu Sejahtera diketahui milik keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

"Dari pemeriksaan awal, api diduga berasal dari kebocoran pipa oli pada mesin oven," kata Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, saat dihubungi detikJateng, Rabu (16/9/2026).

Kebakaran itu pertama kali diketahui seorang karyawan sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (15/9). Tommy menjelaskan, karyawan awalnya melihat api muncul dari bagian mesin boiler atau oven pengering kayu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah karyawan berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air dari hidran.

"Kurang lebih dua jam dilakukan pemadaman, tetapi api tidak kunjung padam," ujar Tommy.

ADVERTISEMENT

Pihak pengelola pabrik lalu menghubungi Damkar Sragen. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan double cabin pun dikerahkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

"Proses pemadaman dilakukan secara manual dan menggunakan unit pemadam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu (16/9), butuh waktu sekitar 1,5 jam," kata Tommy.

"Penyemprotan menghabiskan kurang lebih 14 ribu liter," ucapnya.

Akibat kebakaran, mesin oven mengalami kerusakan. Nilai kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

"Kebakaran tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan pabrik," ujar Tommy.

Lihat juga Video 'Kebakaran Dekat Bandara Soekarno-Hatta, Asap Hitam Membubung':

(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads