Sebuah benda misterius menyerupai bola api melayang malam hari dan menghebohkan warga Kecamatan Manisrenggo, Klaten. Warga yang melihat langsung menceritakan wujud dari bola api tersebut.
"Itu (bola api) ada percik-percikannya gitu," imbuh warga Dukuh Sambirejo, Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Sukirno (55) yang ikut menyaksikan fenomena itu kepada detikJateng, Rabu (16/9/2026) siang.
Mendapati adanya bola api tersebut, warga spontan berteriak dengan kata maling seolah melihat pencuri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang banyak pada keluar semua ya karena kata-kata maling itu. Katanya itu teluh brojol, ya dikatakan maling karena dianggap bawa penyakit gitu lo," ungkapnya.
Menurut Sukirno, benda tersebut muncul tiga kali dan terlihat dari kampungnya. Terakhir pukul 22.00 WIB dan warga berjaga sampai jam 02.00 WIB.
"Kita menunggu barangkali keluar lagi, saya menunggu sampai jam 02.00 WIB di latar (halaman) tapi nggak keluar lagi. Bahkan sampai ada yang hampir pagi, pada mau ke pasar itu," lanjut Sukirno.
Warga lainnya, Iwan (40) menceritakan bola api tersebut muncul tiga kali sekitar jam 18.30 WIB, jam 20.00 WIB dan jam 22.00 WIB. Awalnya dari arah barat bergerak ke timur.
"Dari arah barat terus ke timur terus balik lagi ke barat. Terus sekitar jam 20.00 WIB muncul lagi ke tengah desa, pelan-pelan warnanya merah," ungkap Iwan kepada detikJateng di lokasi.
Oleh warga yang melihat, terang Iwan, bola api tersebut diteriaki maling. Alasannya karena bola api tersebut dianggap membawa penyakit.
"Karena dianggap warga itu penyakit. Jam 20.00 WIB itu sempat hilang, habis itu naik lagi dari kali (sungai), di atas pohon sekitar jam 22.00 WIB dan diteriaki maling lagi sama warga lalu turun tidak jadi naik, jatuh ke kali," lanjut Iwan.
Iwan mengatakan bersama warga lainnya sempat mengejar bola api tersebut saat turun ke sungai. Tapi yang ditemukan tinggal tetesan api ke sungai.
"Kita kejar ke sungai sudah nggak ada, tinggal tetesan-tetesan dan itu menuju di sungai. Ya sempat takut, semua resah keluar rumah," katanya.
"Kita menunggu, kita tirakatan di depan rumah, di jalan dan di rumah masing-masing. Ya kita minta kepada yang maha kuasa supaya diberi keselamatan," imbuh Iwan.
Diberitakan sebelumnya, video benda menyerupai bola api yang terbang malam hari di wilayah Kecamatan Manisrenggo, Klaten viral. Benda berwarna merah terlihat warga dan pengguna jalan hingga sempat diteriaki maling.
"Di sini jam 22.00 WIB, di sana (barat) jam 20.00 WIB , di sana (utara) jam 18.30 WIB. Jadi tiga kali terlihat," tutur Sukirno (55).
Dijelaskan Sukirno, benda tersebut dilihat banyak warga yang masih belum tidur. Bentuk seperti bola tapi berwarna merah.
"Bentuknya seperti bola berwarna merah. Di sini terlihat sekitar empat menit baru hilang," kata Sukirno.
Menurut Sukirno, warga yang melihat spontan berteriak maling. Akibat teriakan warga, warga lainnya juga keluar rumah.
"Pada keluar rumah karena pada diteriaki maling. Arahnya dari pleret Utara, ke sana (selatan) terus naik, kayak gitu," lanjut Sukirno.
Kejadian tersebut terekam beberapa kamera ponsel warga dan viral. Di akun Instagram kilasklatencom, bola api itu terbang di atas rumah warga.Warga yang melihat berteriak maling cukup keras dan lama.
Kapolsek Manisrenggo, AKP Sarwoko, menjelaskan pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Penyelidikan sedang dilakukan.
"Masyarakat kami imbau tetap tenang, tidak usah resah karena kami juga melakukan penyelidikan. Ada warga dan perangkat desa yang memang melihat itu," ungkap Sarwoko di kantor Desa.
Dugaan awal, sebut Sarwoko, bola api tersebut adalah flare kapal. Flare yang biasa digunakan untuk kondisi darurat di laut.
"Flare biasa digunakan untuk tanda darurat dan bahaya di laut. Masyarakat tidak perlu resah," katanya.
