7 Bahan Alami untuk Mengusir Semut, Bagaimana agar Tidak Datang Lagi?

Ovilia Putri Ramadhani - detikJateng
Sabtu, 05 Sep 2026 08:33 WIB
Ilustrasi Semut (Foto: Jan Baborak/Unsplash)
Solo -

Semut yang muncul di dapur, meja makan, hingga sudut rumah sering kali membuat penghuni merasa terganggu. Selain 'merampok' makanan, semut juga meninggalkan jejak aroma yang membantu koloni lainnya menemukan jalur menuju sumber makanan tersebut. Hasilnya, makanan direbut.

Menggunakan bahan alami menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi serangan semut di rumah. Bahan-bahan alami itu memiliki aroma atau senyawa yang mengganggu aktivitas semut. Tenang, bahannya mudah didapat sehingga tidak merepotkan.

Lalu, apa saja bahan alami yang cocok untuk mengusir semut? Ini 7 pilihan beserta tips agar semut tak kembali lagi. Baca sampai tuntas agar bisa langsung mengaplikasikan, ya, detikers!

8 Bahan Alami untuk Mengusir Semut

Di bawah ini 8 bahan alami yang efektif dan efisien untuk membuat semut menjauh:

1. Bawang Putih

Dirujuk dari penelitian berjudul 'Keefektifan Bawang Putih (Allium sativum) dan Sereh (Cymbopogon nardus) dalam Membasmi Semut Hitam (Dolichoderus thoracicus)' yang diterbitkan dalam SENKIM: Seminar Nasional Karya Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 1, Agustus 2021, bawang putih merupakan bahan dapur yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif alami untuk membasmi semut. Dosis tertentu terbukti efektif membuat semut meregang nyawa.

Untuk penggunaan di rumah, bawang putih dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu menjauhkan semut dari area yang diinginkan.

2. Serai

Bahan alami lainnya yang dapat digunakan untuk membantu mengusir semut adalah serai. Penelitian yang sama menunjukkan ekstrak serai memiliki kemampuan untuk membasmi semut.

Aroma khas serai dapat menjadi salah satu cara alami untuk membuat semut menjauh dari area tertentu. Serai dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengusir semut, terutama di sekitar area rumah yang kerap menjadi jalur masuk atau tempat semut berkumpul.

3. Kombinasi Serai dan Jeruk Nipis

Dirujuk dari penelitian Efektivitas Pemanfaatan Serai dan Jeruk Nipis sebagai Obat Pembasmi Semut oleh Nunun dkk, serai dan jeruk nipis adalah kombinasi bahan alami yang efektif untuk membasmi semut.

Serai yang telah digeprek dan jeruk nipis yang telah dipotong dimasukkan ke dalam air, kemudian dimasak selama sekitar 30 menit. Setelah cairan dingin, ampas disaring dan air rebusan dapat dimasukkan ke dalam botol semprot.

serai memiliki kandungan minyak atsiri, termasuk sitronela, sedangkan jeruk nipis mengandung berbagai senyawa seperti asam sitrat dan minyak atsiri. Kombinasi aroma tersebut disebut dapat membantu mengganggu keberadaan dan jalur semut.

4. Tanah Diatom

Bahan lain yang bisa dipakai mengusir semut adalah diatomaceous earth atau tanah diatom. Bahan ini berupa bubuk halus yang bekerja secara fisik dengan merusak lapisan pelindung tubuh serangga sehingga menyebabkan kehilangan kelembapan.

Tanah diatom dapat ditaburkan secara tipis pada jalur yang sering dilewati semut. Melihat kehadiran tanah diatom, bisa dipastikan semut menyingkir mencari jalan lain yang lebih aman.

5. Peppermint

Peppermint atau minyak peppermin juga dapat dimanfaatkan sebagai pengusir semut. Aroma kuat peppermint dapat mengganggu kemampuan semut dalam berkomunikasi dan menemukan jalurnya.

Mentol yang terdapat dalam peppermint disebut menjadi salah satu komponen yang tidak disukai semut. Karena itu, minyak peppermint dapat digunakan pada area tertentu yang ingin dijaga agar tidak dilewati semut, seperti sekitar lemari atau area penyimpanan makanan.

6. Minyak Neem

Jika semut banyak ditemukan pada tanaman di dalam maupun luar rumah, maka minyak neem dapat menjadi salah satu alternatif. Minyak neem mengandung azadirachtin yang dapat mengganggu pola makan dan sistem hormon serangga.

Penggunaan pada tanaman dapat dilakukan dengan larutan yang sesuai dan diaplikasikan kembali secara berkala. Selain membantu mengendalikan semut, penggunaan minyak neem juga relatif aman bagi tanaman jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.

7. Minyak Kayu Manis

Minyak kayu manis diklaim dapat mencegah semut memasuki area tertentu. Kandungan cinnamaldehyde dalam kayu manis dan minyaknya mampu mengganggu kemampuan semut dalam mengikuti jejak dan menemukan makanan.

Minyak kayu manis bukan metode untuk membasmi koloni. Bahan ini lebih berfungsi sebagai pengusir sehingga perlu diaplikasikan kembali setelah aromanya berkurang. Penggunaannya juga harus hati-hati apabila di rumah terdapat kucing atau anjing karena minyak kayu manis dapat bersifat toksik bagi keduanya.

Tips Cegah Semut Kembali #1: Putus Jalur Masuk

Mengatasi semut yang terlihat saja belum tentu membuat masalah selesai. Sebab, semut dapat kembali apabila kondisi yang menarik mereka ke dalam rumah masih tersedia.

Sumber makanan menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan. Remah makanan di dapur, sisa makanan yang lengket di meja atau lantai, serta makanan yang dibiarkan terbuka dapat menarik semut.

Selain makanan, sumber air juga perlu diperiksa. Kebocoran keran pipa, maupun genangan air dapat menjadi faktor yang membuat lingkungan rumah menarik bagi semut. Maka membersihkan sisa makanan dan memperbaiki kebocoran air menjadi langkah penting dalam pencegahan.

Setelah sumber makanan dan air dikurangi, langkah berikutnya adalah mencari celah yang digunakan semut untuk masuk. Celah di sekitar pintu, jendela, maupun bagian bawah dinding dapat ditutup menggunakan bahan penutup celah agar akses semut ke dalam rumah menjadi lebih terbatas.

Tips Cegah Semut Kembali #2: Bersihkan Jejak

Salah satu hal yang sering luput diperhatikan adalah jejak aroma semut. Semut pekerja dapat meninggalkan jejak yang membantu semut lain menemukan jalur menuju sumber makanan.

Menghilangkan jejak aroma tersebut menjadi bagian penting dalam pengendalian semut. Hal ini juga menjadi alasan mengapa membersihkan permukaan yang sebelumnya dilewati semut perlu dilakukan setelah sumber makanan dihilangkan.

Cara Praktis agar Semut Tidak Kembali

Untuk penggunaan sehari-hari, pencegahan dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana :

  • Simpan makanan dalam wadah tertutup.
  • Bersihkan remah dan tumpahan makanan.
  • Jangan membiarkan piring kotor terlalu lama.
  • Jaga dapur tetap kering.
  • Tutup retakan atau celah di sekitar pintu, jendela, dan dinding.

Demikian cara paling efektif untuk mengusir semut lengkap tips menghilangkan faktor yang membuat mereka kembali. Semoga bermanfaat.

Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani Mahasiswa Magang Pendidikan di detikcom



Simak Video "Menyaksikan Keindahan Bawah Laut di Pulau Semut Kecil, Jakarta"

(num/ams)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork