10 Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk, Mulai dari Selasih hingga Geranium

10 Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk, Mulai dari Selasih hingga Geranium

Mardliyyah Hidayati - detikJateng
Jumat, 08 Mei 2026 09:27 WIB
Geranium
Geranium, Salah Satu Tanaman Anti Nyamuk (Foto: Sandra Wei/Unsplash)
Solo -

Nyamuk merupakan salah satu serangga yang mengganggu aktivitas, bahkan membawa berbagai penyakit berbahaya. Oleh karena itu, banyak orang mulai mencari cara alami untuk mengusir nyamuk tanpa harus bergantung sepenuhnya pada obat kimia. Salah satunya dengan memanfaatkan tanaman.

Pemanfaatan tanaman pengusir nyamuk kini menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan. Tidak hanya mampu pengusir serangga pengganggu tersebut, tetapi juga sekaligus mempercantik rumah dan halaman. Terlebih, ada pula yang bahkan bisa digunakan sebagai rempah maupun bahan masakan.

Lantas, apa saja tanaman yang bisa membasmi nyamuk itu? Untuk mengenalnya, yuk simak 10 tanaman pengusir dan pembasmi nyamuk di bawah!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahaya Nyamuk dan Pencegahannya

Nyamuk sering dianggap sebagai serangga kecil yang mengganggu waktu istirahat. Padahal, di balik ukurannya yang mungil, nyamuk mampu pembawa berbagai penyakit berbahaya yang mengancam kesehatan manusia.

ADVERTISEMENT

Menurut keterangan di buku Tanaman Obat Penolak (Repellent) Nyamuk karya Fahrauk Faramayuda, beberapa jenis nyamuk bahkan berperan sebagai vektor utama penyebaran penyakit menular. Salah satu jenis yang paling dikenal adalah aedes aegypti, yakni nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya.

Selain itu, terdapat pula nyamuk Culex spp. yang diketahui menjadi vektor potensial penyakit filariasis dan virus West Nile. Tak heran jika serangga satu ini perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit, terutama di daerah tropis seperti Indonesia.

Dalam beberapa kasus, penyakit yang dibawa nyamuk dapat menyebabkan hilangnya nyawa. Salah satunya adalah malaria yang punya risiko kematian. Belum lagi dengan DBD dan penyakit lainnya yang tak lepas dari bahaya tersebut.

Melihat besarnya risiko penyakit yang dapat ditularkan, pencegahan nyamuk perlu dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Tidak hanya menggunakan obat nyamuk, masyarakat juga perlu memperhatikan kebersihan lingkungan. Dengan langkah pencegahan yang tepat, risiko penyebaran penyakit akibat nyamuk pun bisa dikurangi.

Adapun berikut ini langkah-langkah pencegahan perkembangbiakan nyamuk yang wajib kamu tahu:

  • Menjaga kebersihan lingkungan secara rutin, mulai dari halaman, saluran air, hingga area lembap dapat membantu mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk.
  • Menutup tempat penampungan air, mulai dari bak mandi, drum, atau wadah air lainnya dapat membantu mencegah munculnya jentik nyamuk.
  • Menguras bak mandi dan wadah air secara berkala untuk membantu menurunkan populasi nyamuk di lingkungan masyarakat.
  • Melakukan pemantauan jentik nyamuk dengan memeriksa keberadaan jentik lebih awal, penyebaran nyamuk dapat dicegah sebelum jumlahnya semakin banyak.
  • Menggunakan perangkap nyamuk untuk membantu mengurangi populasi nyamuk di suatu area.
  • Melibatkan masyarakat dalam program desa bersih untuk membantu menurunkan kasus DBD di beberapa daerah.

10 Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk

Selain menjaga kebersihan lingkungan dan menutup tempat berkembang biaknya nyamuk, penggunaan tanaman alami juga bisa menjadi solusi praktis untuk membantu mengusir serangga pengganggu ini. Menariknya, beberapa tanaman tidak hanya memiliki aroma harum dan cocok dijadikan penghias rumah, tetapi juga menjadi bahan produk pengusir nyamuk.

Dirangkum dari sumber yang telah disebut dan buku berjudul Tanaman pengusir dan Pembasmi Nyamuk oleh Agus Kardinan, berikut ini 10 tanaman pengusir dan pembasmi nyamuk yang bisa ditanam di rumah.

1. Selasih

Selasih dikenal sebagai tanaman herbal yang mudah tumbuh di berbagai tempat. Tanaman ini memiliki aroma khas yang cukup tajam, terutama pada bagian daunnya.

Kandungan eugenol, linalool, dan geraniol di dalamnya membuat nyamuk enggan mendekat. Herba satu ini cocok ditanam di pekarangan rumah sebagai pengusir nyamuk alami. Aroma daunnya yang kuat mampu membantu mengurangi keberadaan nyamuk di sekitar rumah.

2. Zodia

Zodia merupakan tanaman asal Papua yang sering dijadikan tanaman hias karena bentuknya menarik. Tanaman perdu ini menghasilkan aroma cukup tajam yang tidak disukai nyamuk dan serangga lainnya.

Daun zodia mengandung senyawa evodiamine dan rutaecarpine yang dipercaya efektif sebagai penolak nyamuk. Tak heran jika masyarakat Papua sejak lama memanfaatkan tanaman ini untuk mengusir serangga, baik di dalam rumah maupun di halaman.

3. Suren

Suren adalah tanaman berbentuk pohon yang pertumbuhannya cukup cepat dan dapat mencapai tinggi puluhan meter. Daunnya telah lama dimanfaatkan petani untuk membantu menghalau hama serangga.

Tanaman ini mengandung senyawa seperti surenon dan surenin yang berfungsi sebagai penolak serangga alami. Sebagai tanaman pengusir nyamuk di rumah, suren biasanya dipangkas secara rutin ketika sudah tumbuh lebat.

4. Lavender

Lavender terkenal dengan bunga ungu kebiruannya yang cantik dan aromanya yang menenangkan. Di balik keharumannya, lavender ternyata menjadi salah satu tanaman yang paling populer sebagai pengusir nyamuk alami.

Minyak lavender mengandung linalool yang tidak disukai nyamuk. Oleh karena itu, tanaman ini sering dijadikan bahan dalam produk anti nyamuk, mulai dari minyak aromaterapi hingga sabun dan sampo.

5. Kayu Putih

Kayu putih merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang sangat familiar di masyarakat Indonesia. Aroma hangat dan khas dari minyak kayu putih berasal dari kandungan sineol, terpineol, pinene, dan limonene.

Aroma tersebut ternyata tidak disukai nyamuk sehingga minyak kayu putih sering digunakan sebagai pengusir serangga. Selain dioleskan ke kulit, tanaman ini juga cocok ditanam di sekitar rumah karena memiliki daya tahan yang kuat.

6. Serai Wangi

Serai wangi menjadi salah satu tanaman pengusir nyamuk paling terkenal. Tanaman ini menghasilkan minyak atsiri yang dikenal sebagai citronella oil dan banyak digunakan dalam produk anti nyamuk.

Kandungan sitronelol dan geraniol di dalam serai wangi memiliki aroma kuat yang membuat nyamuk menjauh. Selain itu, tanaman ini juga mudah tumbuh meski di lahan yang kurang subur.

7. Akar Wangi

Akar wangi merupakan tanaman penghasil minyak vetiver yang banyak digunakan dalam industri parfum dan kosmetik. Aromanya harum sekaligus khas sehingga sering dimanfaatkan sebagai pewangi alami.

Di samping memberi aroma segar, minyak akar wangi juga berfungsi sebagai penghambat serangga. Tak heran jika bahan ini kerap digunakan dalam obat gosok atau produk pengusir nyamuk alami.

8. Cengkeh

Cengkeh tidak hanya dimanfaatkan sebagai rempah dapur, tetapi juga dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk. Minyak cengkeh mengandung eugenol yang memiliki sifat antiserangga, antibakteri, dan antijamur.

Aroma hangat dari cengkeh cukup efektif membantu mengurangi gangguan nyamuk. Karena itu, minyak cengkeh sering digunakan sebagai campuran lotion atau minyak gosok alami.

9. Mimba

Mimba dikenal luas sebagai tanaman pestisida nabati karena kandungan zat aktifnya yang cukup kuat. Tanaman ini dapat tumbuh di lahan kering maupun berbatu sehingga mudah dibudidayakan.

Daun dan biji mimba mengandung azadirachtin yang bersifat racun bagi serangga, termasuk nyamuk. Meski aromanya cukup khas, minyak mimba sering dimanfaatkan sebagai bahan lotion anti nyamuk alami.

10. Geranium

Geranium merupakan tanaman hias yang memiliki bunga cantik dan aroma harum. Bukan sekadar memperindah ruangan, tanaman ini juga efektif membantu mengusir nyamuk.

Kandungan geraniol dan sitronelol pada geranium menghasilkan aroma menyengat yang tidak disukai nyamuk. Oleh karena itu, tanaman ini sering ditempatkan di dalam rumah maupun halaman sebagai pengusir nyamuk alami.

Demikian itulah 10 tanaman pengusir dan pembasmi nyamuk, mulai dari selasih hingga geranium lengkap dengan bahaya nyamuk serta pencegahannya. Semoga bermanfaat ya, Dab!

Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads