Mayat Bayi Perempuan Misterius Ditemukan Terkubur di Bandungan Semarang

Mayat Bayi Perempuan Misterius Ditemukan Terkubur di Bandungan Semarang

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Jumat, 04 Sep 2026 08:16 WIB
TKP penemuan jenazah bayi perempuan terkubur di kebun wilayah Dusun Kropoh, Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (3/9/2026).
TKP penemuan jenazah bayi perempuan terkubur di kebun wilayah Dusun Kropoh, Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Polres Semarang
Semarang -

Mayat bayi tertutup daster ditemukan terkubur di kebun wilayah Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi perempuan itu diperkirakan baru lahir sehari sebelum ditemukan.

"Saat ini kami telah menerjunkan Unit Inafis Polres Semarang untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap kejadian tersebut," kata Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (4/8/2026).

Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi menjelaskan mayat bayi itu ditemukan pada Kamis (4/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Njih, sudah meninggal dunia (saat ditemukan)," kata Subedi saat dihubungi detikJateng, Jumat (4/8/2026).

Subedi mengatakan, penemuan mayat bayi itu berawal saat seorang warga bernama Gendro Susanto (38) sedang mencari rumput untuk pakan ternak.

ADVERTISEMENT

"Saat berada di kebun milik seorang warga, saksi melihat adanya gundukan tanah yang terlihat masih baru. Merasa curiga, saksi kemudian menggali bagian tanah tersebut," ujar Subedi.

Saat itulah saksi menemukan jenazah bayi dalam posisi tertelungkup dan tertutup kain daster.

"Bayi dalam posisi tertelungkup dan terkubur di dalam tanah. Tubuh bayi tersebut juga ditemukan dalam kondisi tertutup kain daster," ungkap Subedi.

Subedi menuturkan, saksi lalu mengabarkan temuan mayat bayi itu ketua RT setempat dan perangkat desa, kemudian diteruskan ke kepolisian.

"Setelah menerima informasi, anggota langsung mendatangi lokasi. Di tempat kejadian ditemukan bayi yang terkubur di dalam tanah. Selanjutnya lokasi langsung kami amankan dan dipasang police line untuk kepentingan penyelidikan," jelas Subedi.

Subedi menyampaikan, dari hasil pemeriksaan awal, mayat bayi itu diperkirakan baru lahir sehari sebelum ditemukan terkubur.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh sekitar 49 sentimeter dan berat kurang lebih 3,4 kilogram," ucap Subedi.

"Dari perkiraan awal, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan sekitar satu hari sebelum ditemukan oleh warga. Namun, untuk memastikan waktu kelahiran maupun kondisi lainnya, kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Subedi menyampaikan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar melapor ke polisi.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan seluruh informasi serta petunjuk yang ada. Kami akan mendalami kejadian ini secara serius untuk mengetahui kronologi secara lengkap dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab." ujar Subedi.

"Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian itu untuk segera menyampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan perkara," pungkasnya.



(dil/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads