Sedan City Terbakar di Pedurungan Semarang Malam Ini

Sedan City Terbakar di Pedurungan Semarang Malam Ini

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 03 Sep 2026 22:18 WIB
Petugas Damkar Kota Semarang saat memadamkan mobil Honda City di Jalan Singa Tengah II, Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kamis (3/9) malam.
Petugas Damkar Kota Semarang saat memadamkan mobil Honda City di Jalan Singa Tengah II, Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kamis (3/9) malam. Foto: Dok. Damkar Kota Semarang
Semarang -

Satu unit mobil sedan Honda City terbakar di Jalan Singa Tengah II, Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Kamis (3/9) malam. Diduga api berasal dari head unit gegara korsleting.

Insiden itu terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, menerangkan pihaknya langsung menerjunkan dua unit armada bersama 11 personel usai menerima laporan.

Mulanya pemilik mobil baru saja pulang dari kerja. Dia lantas memarkirkan sedannya di depan rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik pun membuka gerbang rumah, sementara mobil masih hidup. Tetiba terlibat asap muncul dari bawah setir beserta api.

"Jadi itu pulang kerja. Mau masukkan mobil, buka pagar. Tiba-tiba keluar asap dan api di bawah setir," kata Tantri saat dihubungi detikJateng malam ini.

ADVERTISEMENT

Pemilik lantas berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan disiram menggunakan air. Namun api terlalu besar.

"Sempat dipadamkan pakai apar tapi tidak bisa. Sama disiram pakai air tapi api terlalu besar," ungkap Tantri.

Adapun personel Damkar berhasil memadamkan api dalam kurun waktu 30 menit. Tidak ada korban dalam insiden tersebut.

"Nggak ada korban. Kalau hambatan tidak ada karena akses jalan masuk lebar. Sekitar 30 menitan proses pemadaman," sebutnya.

Tantri menyebut head unit mobil itu baru diganti sepekan. Diduga api berasal dari alat tersebut lantaran korsleting.

"Dugaannya korsleting karena head unit baru diganti semingguan," jelasnya.

Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads