Gudang Isi 15 Ton Kain Awul di Pedan Klaten Ludes Terbakar

Gudang Isi 15 Ton Kain Awul di Pedan Klaten Ludes Terbakar

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Kamis, 03 Sep 2026 18:53 WIB
Gudang kain awul di Tambakboyo, Kecamatan Pedan, Klaten terbakar.
Gudang kain awul di Tambakboyo, Kecamatan Pedan, Klaten terbakar. Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Gudang kain awul (potongan kain bahan keset) di Desa Tambakboyo, Kecamatan Pedan, Klaten ludes dilalap api. Api menghanguskan gudang yang berisi 15 ton kain.

"Korban jiwa tidak ada. Kerugian materi ditaksir sekitar kurang lebih Rp 50.000.000," terang Kapolsek Pedan AKP Nyoto kepada detikJateng, Kamis (3/9/2026) sore.

Dijelaskan Nyoto, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.05 WIB. Diketahui api kali pertama oleh warga sekitar di bagian tenggara gudang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebakaran gudang benang awul bahan membuat keset. Dua saksi warga sekitar melihat api dan kepulan asap di sebelah pojok timur selatan," terang Nyoto.

Kejadian tersebut, sambung Nyoto, dilaporkan ke Polsek yang berkoordinasi dengan Damkar Klaten. Dua unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi.

ADVERTISEMENT

''Dua unit pemadam kebakaran dari Klaten datang di TKP dan dibantu dari warga masyarakat serta relawan Kecamatan Pedan langsung melaksanakan pemadaman. Pukul 16.15 WIB api sudah di padamkan," sebut Nyoto.

"Dugaan penyebab masih penyelidikan," imbuhnya.

Komandan Regu 2 Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Mart Pamungkas menyatakan objek yang terbakar gudang kain awul. Pemadaman dilakukan penguraian.

"Tadi kita urai agar api di bagian bawah bisa padam. Luasan sekitar 200 meter persegi," kata Tri Mart kepada awak media.

Dikatakan Tri Mart, isi gudang tersebut sekitar 15 ton dengan ketinggian tumpukan 2 meter. Untuk memadamkan total ditambah tangki suplai dari BPBD.

"Untuk tangki tadi kita disuplai dari tangki BPBD," imbuhnya.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads