Bengkel dan 2 Rumah di Gemblegan Klaten Ludes Terbakar

Bengkel dan 2 Rumah di Gemblegan Klaten Ludes Terbakar

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Jumat, 28 Agu 2026 17:06 WIB
Tim Damkar Klaten memadamkan api di Gemblegan, Kalikotes, Klaten.
Tim Damkar Klaten memadamkan api di Gemblegan, Kalikotes, Klaten. Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Kebakaran menghanguskan dua rumah dan satu bengkel kerajinan di Dukuh Gedangan, Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Klaten. Selain itu ada dua mobil yang ikut terbakar.

Lokasi kebakaran dari pantauan detikJateng berada di tengah permukiman padat penduduk. Jarak rumah satu dengan yang lain bahkan hanya 1-2 meter.

Posisi bengkel di pojok simpang tiga jalan kampung. Bengkel ludes beserta isinya, baik kayu, tinner maupun dua mobil di dalamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mobil Carry pikap dan sedan Civic hangus akibat kebakaran tersebut. Satu rumah di utara bengkel hangus setengahnya sampai atap, satu rumah di timur bengkel ludes beserta isinya.

Tim Damkar Klaten memadamkan api dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Dibantu warga akhirnya api bisa dijinakkan sekitar pukul 15.30 WIB.

ADVERTISEMENT

"Kejadiannya sekitar jam 14.00 WIB. Saya pas di luar rumah, di depan lokasi," ungkap warga sekitar, Subarni (40) kepada detikJateng di lokasi, Jumat (28/8/2028) siang.

Tim Damkar Klaten memadamkan api di Gemblegan, Kalikotes, Klaten.Tim Damkar Klaten memadamkan api di Gemblegan, Kalikotes, Klaten. Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng

Saat dirinya di tepi jalan, jelas Subarni, ada asap di tengah bengkel kerajinan mebel. Asap semakin lama semakin tebal dan muncul api.

"Lalu muncul api semakin besar. Saya sama pak Giono (warga lainnya) teriak meminta tolong warga lainnya," kata Subarni.

Dirinya, sambung Subarni, bersama warga lainnya memadankan api dengan alat seadanya. Selain bangunan rumah dan bengkel ada dua mobil.

"Ada dua mobil juga tadi. Tidak ada yang luka insyaallah karena yang satu rumah kerja, yang bengkel kosong dan satu rumah juga kosong," pungkasnya.

Komandan Regu 1 Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Mart Pamungkas menjelaskan laporan masuk sekitar pukul 14.15 WIB. Damkar menerjunkan tiga unit mobil.

"Awalnya dua mobil dengan lima personel, tapi karena kebutuhan menambah satu mobil dengan dua personel. Objek yang terbakar dua rumah dan satu bengkel yang berisi tinner," ungkap Tri Mart di lokasi kepada wartawan.

Banyaknya tinner, sebut Tri Mart, cukup menjadi kendala tetapi api akhirnya bisa dikendalikan. Selesai pemadaman sekitar 1,5 jam.

"Selesai pemadaman sekitar 1,5 jam. Info dari warga tadi ada yang memasak dengan kayu bakar dan merembet ke sekitarnya," katanya.

Kasi Humas Polresta Klaten, AKP Suwoto menyatakan kebakaran itu sekitar pukul 14.00 WIB. Bangunan yang terbakar milik Wahono, Salamun, dan Hardiyanto.

"Korban Wahono, Salamun, dan Hardiyanto. Kronologisnya hari Jumat tanggal 28 Agustus 2026 kurang lebih sekitar pukul 14.00 WIB, saksi melintas di depan bengkel melihat kepulan asap berasal dari belakang bengkel," terang Suwoto.

Melihat hal tersebut saksi, ungkap Suwoto, memberitahu ke warga sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Karena api semakin membesar warga menelepon pemadam kebakaran.

"Pemadam 15 menit kemudian datang dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut keterangan saksi dan warga sekitar sumber api berasal dari belakang rumah Salamun, dimungkinkan ada sisa pembakaran tungku masak kayu yang sepenuhnya belum padam dan di samping tungku terdapat tumpukan kayu kering," papar Suwoto.

"Pada bagian bengkel belakang yang berdekatan dengan dapur itu juga berisi cairan campuran bahan cat yang mudah terbakar atau tiner. Kerugian lebih dari Rp 100 juta," imbuhnya.



(alg/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads