Rumah produksi kerajinan kayu di Dukuh Cinde, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, ludes terbakar malam ini. Api yang menghanguskan rumah diduga dari korsleting listrik.
"Dugaan penyebab karena korsleting listrik. Sebab rumah kosong karena ditinggal ke Yogyakarta," jelas Kapolsek Kebonarum AKP Suyana kepada detikJateng, Kamis (27/8/2026) siang.
Dikatakan Suyana, kebakaran diketahui sekitar pukul 18.00 WIB. Yang mengetahui awal pengguna jalan kemudian diberitahukan ke Polsek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang tahu pertama itu yang jual soto kemudian dicek Kanit Reskrim. Kita koordinasikan dengan Damkar Klaten," terang Suyana.
Menurut Suyana, tidak ada korban luka atau jiwa dalam peristiwa tersebut. Dari penyelidikan banyak kabel di dalamnya.
"Banyak kabel. Dari keterangan tadi saya tanya yang merangkai kabel-kabel katanya tukangnya," lanjut Suyana.
Komandan Regu Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Hatmoko menyatakan objek yang terbakar rumah produksi kerajinan kayu ukuran sekitar 15x 8 meter. Laporan diterima sekitar pukul 18.08 WIB.
"Kita dapat laporan kurang lebih pukul 18.06 WIB. Kita kerahkan dua mobil dan sembilan personel," kata Tri kepada awak media di lokasi.
Menurut Tri, yang terbakar selain rumah di dalamnya ada bahan dari kayu yang mudah terbakar. Bahkan ada satu anggota Damkar yang sesak napas.
"Ada satu anggota yang sesak napas. Tapi sudah bisa ditangani dan sehat kembali," lanjut Tri.
"Kendala tidak ada cuma tadi menunggu PLN karena ada arus listrik tinggi sehingga harus diputuskan dulu," imbuhnya.
Kebakaran ini akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.
