Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob untuk wilayah pesisir utara Jawa Tengah pada Kamis (27/8/2026). Rob diprakirakan terjadi sejak subuh.
BMKG menjelaskan, potensi banjir rob tersebut terjadi akibat aktivitas pasang air laut yang dapat memenuhi dinamika pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah.
Dalam peringatan dini banjir rob pesisir utara Jateng itu, disebutkan potensi banjir pesisir diprediksi terjadi pada pukul 05.00-09.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat pesisir pantai diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan fenomena banjir pesisir (rob)," kata prakirawan Lessy Andari dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).
BMKG mengingatkan kondisi tersebut dapat menimbulkan sejumlah dampak terhadap aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Potensi dampak antara lain terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," jelas Lessy.
