Jalur Pendakian Merbabu Via Thekelan Ditutup Selama September 2026

Jalur Pendakian Merbabu Via Thekelan Ditutup Selama September 2026

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 26 Agu 2026 16:36 WIB
Gunung Merbabu.
Gunung Merbabu. Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Jalur pendakian Gunung Merbabu via Thekelan di Kabupaten Semarang akan ditutup sementara pada bulan September 2026. Penutupan ini terkait akan dilaksanakan sejumlah kegiatan penataan dan pemeliharaan di jalur tersebut.

Selain jalur Thekelan, jalur Wekas di Kabupaten Magelang juga akan ditutup sementara. Namun hanya satu hari saja di tanggal 5 September 2026 mendatang.

"Iya, untuk jalur pendakian Thekelan ditutup sementara mulai tanggal 1 sampai dengan 30 September 2026. Kemudian jalur pendakian Wekas ditutup sementara pada tanggal 5 September 2026," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Anggit Haryoso saat diminta konfirmasi detikJateng melalui telepon selulernya, Rabu (26/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikemukakan dia, penutupan jalur Thekelan itu menindaklanjuti surat permohonan dari Karang Taruna Ngudi Luhur, Dusun Thekelan. Pihak Karang Taruna mengajukan penutupan sementara karena dilakukan pemeliharaan jalur serta penataan organisasi Karang Taruna.

ADVERTISEMENT

Selama penutupan tersebut, jelas Anggit, akan dilakukan sejumlah kegiatan di jalur Thekelan. Yaitu pemeliharaan dan penataan jalur. Kemudian pemasangan tali di titik-titik rawan antara Pos 4 sampai puncak Kenteng Songo.

"Juga akan dilaksanakan bersih-bersih sampah di sepanjang jalur pendakian dan area camp, pemasangan spanduk di rumah-rumah singgah dan penataan organisasi Karang Taruna," terang dia.

Sedangkan untuk penutupan jalur pendakian Wekas, dilakukan pada 5 September 2026. Penutupan jalur ini karena akan dilaksanakannya event Merbabu Trail Run (MTR).

"Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Merbabu Trail Run," imbuh Anggit.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang telah memiliki rencana pendakian ke Merbabu melalui dua jalur itu, untuk melakukan penyesuaian jadwal. Atau memilih jalur pendakian lain yang dibuka.

Anggit juga meminta semua calon pendaki untuk wajib melakukan booking online melalui laman resmi: www.tngunungmerbabu.org. Serta mematuhi protokol wisata pendakian serta menjaga keamanan, kebersihan, dan kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.



(alg/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads