Dua kandang ayam yang lokasinya berdampingan di Karanggede, Boyolali, ludes terbakar. Sebanyak 18 ribu ekor ayam dan 276 sak atau sekitar 13 ton pakan ayam ikut habis terbakar.
"Kebakaran menghanguskan 2 kadang ayam di Dukuh Manyaran, Desa Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali," kata Kapolsek Karanggede, AKP S Widodo, saat dimintai konfirmasi detikJateng melalui telepon selulernya, Minggu (23/8/2026).
Widodo menjelaskan, kandang ayam tersebut masing-masing milik Sutarman yang dikelola oleh Wahyu Setyawan dan satunya milik Muhammad Nur Huda. Keduanya warga setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posisi 2 kandang tersebut bersebelahan atau jejer. Masing-masing ukuran 12×100 meter. Kandang milik Wahyu Setyawan berisi 18 ribu ekor ayam umur sekitar 2 minggu. Sedangkan kandang Huda dalam keadaan kosong karena pascapanen," jelasnya.
Kandang milik Wahyu terbuat dari bambu dan kayu. Sementara milik Huda, tiang dari cor beton dan bambu.
Kebakaran, lanjut Kapolsek, terjadi pada Sabtu (22/8) malam. Diketahui oleh saksi Edy Purnomo, sekitar pukul 20.30 WIB. Dia melihat api muncul dari tempat penghangat ayam dari arang yang ada di bawah kandang.
Api dengan cepat membesar karena material bangunan kandang yang terbuat dari bambu. Api juga dengan cepat mrnyebar. Saksi kemudian memberi tahu pemilik dan warga sekitar. Warga langsung berdatangan.
Kejadian itu juga segera dilaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Boyolali untuk minta bantuan pemadaman.
"Kerugian 2 kandang ayam masing-masing ukuran 12x100 meter terbuat dari papan kayu dan bambu. 18 ribu ekor ayam dan 276 sak pakan ayam. Total kerugian kurang lebih Rp 900 juta," imbuh dia.
Terkait penyebab kebakaran, jelasnya, diduga dari mesin penghangat ayam tersebut.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, menambahkan Damkar dari Pos Klego, Pos Wonosegoro dan Pos Boyolali, dikerahkan ke lokasi untuk membantu pemadaman. Petugas Damkar tiba di lokasi api sudah besar dan bangunan kandang telah roboh.
"Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 00.30 WIB," katanya kepada para wartawan.
