Satu unit mobil pikap yang mengangkut motor matik dan thinner terbakar di Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Motor matik di atas pikap itu ludes tinggal rangka dan mesin.
"Ada pelapor ke sini, melaporkan kalau ada kebakaran mobil," kata Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono saat ditemui detikJateng di kantornya, Sabtu (22/8/2026).
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.25 WIB tadi. Tantri mengira awalnya mobil tersebut membawa minyak. Setiba di lokasi, ternyata pikap itu mengangkut 10 kaleng thinner berukuran 20 liter per kaleng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadinya belum tahu dikira minyak. Ke lokasi ketemu pemilik mobil itu isinya thinner," ungkapnya.
Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Namun, saksi mengatakan api berasal dari bawah mobil.
"Penyebabnya tidak tahu tiba-tiba keluar api dari bawah," sebutnya.
Ada tiga armada mobil pemadam yang dikerahkan. Petugas memadamkan api menggunakan busa.
"Bawa tiga mobil ke sana pemadaman pakai foam (busa). Habis semua thinnernya. Awalnya pakai air terus pakai foam bisa padam," terangnya.
Di lokasi, Tantri mendengar dua kali ledakan. Diperkirakan ledakan tersebut berasal dari aki mobil dan motor.
"Tadi pas posisi kita ke sana itu meledak dua kali, mungkin aki motor dan mobil. Soalnya saya ke sana mobil masih nyala," ungkapnya.
Di atas pikap itu juga terdapat satu unit motor matik yang hangus terbakar menyisakan rangka dan mesin. Adapun mobilnya terbakar di bagian belakang dan dashboard.
"Pertama ke kebakar itu baknya. Bagian belakang yang habis sama bagian dashboard. Motornya habis tinggal rangka sama mesin," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut.
(dil/afn)
