Terjaring OTT KPK, Segini Harta Rektor Unsoed

Terjaring OTT KPK, Segini Harta Rektor Unsoed

Aditya Mardiastuti - detikJateng
Jumat, 21 Agu 2026 10:59 WIB
Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq
Foto: Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq (do. screeshot)
Solo -

Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dia diamankan terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru.

Dilansir detikJateng dari situs LHKPN, Jumat (21/8/2026), Akhmad Sodiq tercatat rutin melaporkan harta kekayaannya di LHKPN sejak 2010 lalu. Pada tahun pertama LHKPN-nya itu dia mencatat hartanya Rp 557.910.360.

Kemudian sejak menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik periode 2018-2021, Akhmad Sodiq juga rajin melaporkan LHKPN-nya. Pada 31 Desember 2018 hartanya sebanyak Rp 610.246.275, pada 31 Desember 2019 hartanya mengalami peningkatan menjadi Rp 932.636.000, dan pada 31 Desember 2020 mencapai Rp 1.232.075.00. Setelahnya pada 31 Desember 2021 hartanya tercatat mencapai Rp 1.532.551.933.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan hartanya terlihat signifikan saat menjabat sebagai rektor pada 31 Desember 2022 hartanya mencapai Rp 2.226.886.464. Lalu pada 31 Desember 2023, Akhmad Sodiq melaporkan harta Rp 2.883.890.441. Pada 31 Desember 2023, Akhmad Sodiq melaporkan hartanya sebanyak Rp 2.610.200.000.

Setelahnya, pada 31 Desember 2023 Akhmad Sodiq kembali melaporkan LHKPN sebagai rektor. Kala itu hartanya mengalami kenaikan menjadi Rp 2.926.528.940 atau Rp 2,9 miliar.

ADVERTISEMENT

Pada laporan tahun 2025 itu tercatat Akhmad Sodiq memiliki sejumlah tanah dan bangunan di Kota Banyumas senilai total Rp 2,5 miliar. Rinciannya:
- Tanah dan bangunan seluas 505 m2/416 m2 di Banyumas hasil sendiri Rp 1,3 miliar
- Tanah seluas 1.051 m2 di Banyumas hasil sendiri Rp 395 juta
- Tanah seluas 1.129 m2 di Banyumas hasil sendiri Rp 510 juta
- Tanah seluas 1.050 m2 di Banyumas hasil sendiri Rp 295 juta

Kemudian Akhmad Sodiq juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai total Rp 285.700.00. Rinciannya motor Yamaha tahun 1993, motor Honda tahun 2006, mobil Toyota Agya 1,0G A/T tahun 2015, Toyota Grand New Innova Bensin G Tahun 2014, dan motor Yamaha BBP A/T tahun 2023.

Dia juga melaporkan punya harta bergerak lainnya senilai total Rp 463.900.000. Kas dan setara kas senilai Rp 49.941.326. Akhmad Sodiq mengaku punya utang senilai Rp 175 juta. Sehingga total kekayaannya dipotong utang senilai Rp 3.124.541.326.

Sebagai informasi, KPK melakukan OTT di wilayah Purwokerto. Salah satu yang diamankan merupakan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

"Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah. Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jimat (21/8).

Budi menjelaskan, OTT ini terkait dengan dugaan adanya penerimaan oleh pihak Rektor Unsoed dari proses penerimaan mahasiswa baru. KPK pun turut menyita uang ratusan juta dari OTT ini.

"Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru," ungkap Budi.

"Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah," lanjutnya.

Dia juga menyampaikan, dari OTT ini, total ada 14 orang yang awalnya diamankan oleh KPK. 12 orang di Purwokerto dan dua orang di Jakarta.

Namun akhirnya setelah 12 orang menjalani pemeriksaan di Polrestabes Banyumas, hanya ada tujuh orang yang dibawa ke Jakarta. Sehingga total yang temgah menjalani pemeriksaan berjumlah sembilan orang.

Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT.



(ams/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads