Viral Emak-emak Berdaster Tangkap Ular Pelangi di Selokan Boyolali

Viral Emak-emak Berdaster Tangkap Ular Pelangi di Selokan Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Selasa, 18 Agu 2026 21:31 WIB
Tangkapan layar memperlihatkan seorang ibu di Boyolali tampak santai menangani seekor ular. Foto diunggah Selasa (18/8/2026).
Tangkapan layar memperlihatkan seorang ibu di Boyolali tampak santai menangani seekor ular. Foto diunggah Selasa (18/8/2026). Foto: dok. Instagram/@exalos_indonesia
Boyolali -

Seorang emak-emak berdaster jadi viral karena menangkap ular di selokan di Boyolali. Dalam video yang beredar di media sosial, perempuan tersebut terlihat santai saat menangkap ular itu.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @exalos_indonesia. Dilihat detikJateng hingga malam hari ini pukul 19.50 WIB, postingan tersebut telah mendapat 300 tanda suka.

"Ular Pelangi Dikira Kobra, Warga Sempat Panik," tulis judul keterangan dalam postingan tersebut dilihat detikJateng, Selasa (18/8/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Perum Graha Edistya G5, Gatak, Mojosongo, Boyolali. Ibu berdaster yang terekam menangkap ular diketahui bernama Indah Sulistyowati yang merupakan warga setempat.

ADVERTISEMENT

"Itu hari Minggu (16/8). Itu pas bersih-bersih kemarin, malamnya mau dipakai tirakatan (malam HUT Kemerdekatan RI/malam 17-an), iya itu di perumahan saya," kata Indah dihubungi detikJateng melalui telepon selulernya, Selasa (18/8) malam.

Diceritakan Indah, pada hari Minggu itu warga bergotong-royong membersihkan tempat di komplek perumahan tersebut. Karena malamnya akan digunakan sebagai tempat warga menggelar tirakatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Kan di depan itu ada hebel ditata. Diangkat itu keluar ularnya itu," jelasnya.

Warga sempat takut dan panik karena dikira ular kobra yang berbisa mematikan. Kemudian warga ke rumahnya untuk meminta tolong menangkap ular itu.

Dengan menggunakan tongkat khusus, Indah kemudian mendatangi lokasi ditemukannya ular tersebut. Ular itu pun akhirnya ditemukan di selokan dan berhasil ditangkap.

"Bukan ular kobra. Ini ular pelangi. (Panjangnya) Sekitar setengah meter paling lebih sedikit," terangnya.

Menurut dia, ular pelangi tidak berbisa dan tidak berbahaya. Setelah berhasil ditangkap, ular sepanjang sekitar 50 cm itu kemudian dimasukkan ke dalam botol. Lalu diamankan dan dibawa pulang Indah ke rumahnya.

"Ini masih di rumah (ularnya)," imbuh dia.

Indah melanjutkan, di rumahnya saat ini ada 3 ekor ular. Selain ular pelangi tersebut, juga ada ular piton panjang sekitar 2 meter yang ditangkap beberapa bulan lalu di wilayah Sambi, Boyolali. Kemudian juga ada ular pucuk yang masih kecil.

"Kebetulan kemarin ada kobranya juga tapi sudah diambil dipakai pelatihan," ujarnya.

Indah mengaku memang sering dimintai tolong menangkap ular. Sudah lama dirinya bergabung dengan Exalos Indonesia regional Boyolali.

Lebih lanjut Indah mengatakan, dulu dirinya juga takut dengan ular. Namun semenjak bergabung dengan Exalos Indonesia, dan mendapat pelatihan cara menangani ular, juga bisa mengidentifikasi ular yang berbisa dan tidak, akhirnya menjadi tidak takut lagi.

"Senang-senang saja. Yang jelas itu senang buat nolong orang," tandasnya.



(apu/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads