Duel Lawan Keponakan, Paman di Rembang Tewas Dipukul Pakai Helm

Duel Lawan Keponakan, Paman di Rembang Tewas Dipukul Pakai Helm

Mukhammad Fadlil - detikJateng
Senin, 17 Agu 2026 15:33 WIB
Barang bukti berupa helm yang diamankan polisi dalam kasus duel maut paman vs keponakan di Rembang, Minggu (17/8/2026).
Barang bukti berupa helm yang diamankan polisi dalam kasus duel maut paman vs keponakan di Rembang, Minggu (17/8/2026). Foto: Dok. Polres Rembang
Rembang -

Rohmat Supriyanto (49) tewas saat duel dengan keponakannya yang berinisial AUM (16) di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Magersari, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Korban diduga tewas usai dipukul menggunakan helm.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakya Akbar, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (17/8) sekitar pukul 06.46 WIB. Polisi menyebut korban merupakan paman dari AUM.

"Hubungan antar keluarga keduanya sudah tidak akur karena sebelumnya ada konflik terkait perebutan harta warisan," kata Alva saat dihubungi detikJateng lewat telepon, Senin (17/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alva menjelaskan, peristiwa bermula saat pelaku bersama temannya inisial SQ berboncengan motor Honda Vario 150 menuju sekolah untuk mengikuti upacara HUT ke-81 RI.

Saat melintas di Jalan Raya Lingkar Selatan Rembang turut tanah Dukuh Jeruk, Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, sepeda motor pelaku dipepet korban hingga terjadi senggolan. Pelaku kemudian melanjutkan perjalanan ke arah barat.

ADVERTISEMENT

Sesampainya di Jalan Nusa Indah, tepatnya di depan Hotel Green Doorz Desa Magersari, korban kembali memepet motor pelaku. Korban kemudian turun dari sepeda motornya.

"Pelaku juga turun dari motor sambil melepaskan helm. Kemudian terjadi pemukulan menggunakan helm dan saling pukul," ujar Alva.

Perkelahian tersebut kemudian dipisahkan oleh warga. Saat itu korban terjatuh. Pelaku kemudian diamankan warga dan diserahkan ke kepolisian.

"Korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat K-4509-DW warna putih-merah, Honda Vario 150 K-3638-WM warna putih, serta sebuah helm hitam merek Honda," ungkap Alva.

"Pelakunya masih anak-anak, inisial AUM. Korban ini pamannya pelaku. SQ sendiri yang saat itu diboncengkan, kemungkinan teman terduga pelaku. (Terduga pelaku) Belum kita tahan, masih proses pemeriksaan dan gelar perkara," imbuhnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap duduk perkara duel maut itu serta penyebab kematian korban.

"Saat ini masih proses autopsi dari Tim Biddokkes Polda Jateng," pungkas Alva.

Sementara itu Kasi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, M. Nur Achdi Yustanto mengatakan jenazah korban baru selesai diautopsi.

"Saat ini korban masih di kamar jenazah, baru selesai dilakukan proses autopsi. Untuk kondisi korban bisa (konfirmasi) ke pihak Dokkes yang melakukan tindakan autopsi. Saat tiba di RS kondisi korban sudah meninggal," kata Yustanto saat dimintai konfirmasi detikJateng melalui pesan singkat Whatsapp.



(dil/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads