Kabut Warnai Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Andong

Kabut Warnai Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Andong

Eko Susanto - detikJateng
Senin, 17 Agu 2026 11:57 WIB
Suasana pembentangan bendera Merah Putih raksasa di Jembatan Setan Gunung Andong, Senin (17/8/2026).
Suasana pembentangan bendera Merah Putih raksasa di Jembatan Setan Gunung Andong, Senin (17/8/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Suasana khidmat terjadi saat upacara bendera Merah Putih di puncak Alap-alap Gunung Andong. Upacara diikuti para pendaki.

Pantauan detikJateng sekitar pukul 09.00 WIB, upacara dilangsungkan di Puncak Alap-alap Gunung Andong. Para pendaki mengikuti upacara yang dilangsungkan di puncak Gunung Andong.

Upacara ini diinisiasi oleh pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem. Saat dilangsungkan upacara pengibaran Bendera Merah Putih cuaca berkabut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berkabut, pagi hari diwarnai gerimis. Meski berkabut dan gerimis tak menyurutkan semangat para pendaki untuk sampai puncak Gunung Andong.

ADVERTISEMENT

"Tadi pagi naik sempat gerimis. Tadi, naik terpaksa pakai mantol plastik," kata Oxa, pendaki dari Kediri kepada detikJateng di puncak Gunung Andong, Senin (17/8/2026)..

Salah satu pendaki, Safa Nur Faiza (20), mengaku datang bersama keempat temannya dari Wonosari, Gunungkidul.

"Sengaja ikut upacara bendera Merah Putih di Gunung Andong. Pengen dapat view bagus, tapi berkabut," kata Safa.

"Ini baru pertama kali naik Gunung Andong. Semula mau ke Prau, terus ke sini. Ikut upacara di sini," sambungnya.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih di puncak Alap-alap Gunung Andong, Magelang, Senin (17/8/2026).Upacara pengibaran bendera Merah Putih di puncak Alap-alap Gunung Andong, Magelang, Senin (17/8/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng

Hal senada disampaikan pendaki lainnya, Via Angela (27).

"Saya baru kali pertama naik Gunung Andong. Sengaja saat momentum 17 Agustus ikut upacara di puncak Gunung Andong," kata Via.

"Saya berharap cerah, tapi berkabut. Terus menunggu upacara lama," ujar dia.

Pendaki lainnya, Zulfa Inda (21), mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta mengatakan pertama kali naik Gunung Andong sangat seru, menyenangkan dan ada rasa bahagia serta bangga.

"Ada rasa bahagia dan bangga. Dan bisa mengikuti upacara bendera di puncak Andong," kata Zulfa.

"Ekspektasi saya cuaca cerah, cuman dari sebelumnya pengen upacara di Gunung Andong. Dan, Alhamdulillah terlaksana," tuturnya.

Sementara di puncak Alap-alap dilangsungkan upacara, dalam waktu bersamaan di Jembatan Setan dikibarkan bendera raksasa. Pengibaran di Jembatan Setan ini dilakukan tujuh orang perempuan.

"Kami dari Srikandi Nasani mengibakarkan bendera Merah Putih di Jembatan Setan ini. Dan menggunakan teknik rappelling," kata Amaryani (30) kepada wartawan di Gunung Andong.

Ia mengaku, suatu kebanggaan tersendiri bagi Srikandi Nasani yang turut serta berkontribusi dalam kegiatan sangat meriah dan sakral ini. Saat pengibaran cuaca berkabut.

"Itu kendala (berkabut), tapi itu juga tantangan tersendiri karena ada plus minusnya. Di satu sisi minusnya karena view-nya memang kurang mendukung, tapi ada keuntungan lain tidak terlalu fokus dengan ketinggian," kata dia.

"Tantangan lainnya adalah kita harus lebih hati-hati dalam mencari pijakan. Juga harus lebih konsentrasi saat turun rappelling. Ketinggian sekitar 23 meter dan membentangkan bendera sepanjang 81 meter dengan durasi dari atas ke bawah itu sekitar 20 menit," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengelola Basecamp Gunung Andong Via Pendem, Marminudin mengatakan, pengelola dan segenap Tim Srikandi Nasani membentangkan bendera di Jembatan Setan.

"Setiap satu tahun sekali, kita diagendakan. Dan ada upacara di puncak Alap-alap," katanya.

"Malam koordinasi pembentangan jam 8, tapi karena ada cuaca tidak bisa diduga (kabut) terpaksa kita mundur satu jam. Alhamdulillah proses pembentangan bendera semua lancar dan peserta penurunan (bendera) aman semua," ucapnya.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads