Seekor macan kumbang dievakuasi usai menyatroni perkampungan warga di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Batang. Macan itu diduga dari kawasan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng), Dyah Sulistyari, mengatakan hutan tersebut berada di kawasan lereng Gunung Prau.
"Kalau kondisi hutan yang di Bawang itu kan termasuk Gunung Prau. Kondisinya (hutannya) sebenarnya masih bagus," kata Dyah saat ditemui di kantornya di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (13/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menerangkan, hutan tersebut juga menjadi habitat Owa Jawa. Adapun jumlah macan kumbang di hutan itu belum diketahui.
"Gunung Prau itu kan juga terdapat Owa Jawa yang di sisi paling timur. (Jumlah macan kumbang di sana?) Itu yang masih perlu dilakukan survei habitat terkait satwa tersebut," jelasnya.
Evakuasi macan kumbang nyelonong ke Gunungsari Batang, Rabu (12/8/2026). Foto: dok. Polsek Bawang |
Dyah menambahkan, macam kumbang itu kemungkinan berasal dari Perhutani Pekalongan Timur dari sisi utara yang masih masuk ke wilayah Batang.
"Jadi itu masih kaki lereng Gunung Prau, masuknya kawasan perhutani KPH Pekalongan Timur. Itu hutan produksi terbatas," sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, saat dievakuasi, macan kumbang itu dalam kondisi kelaparan dan mengalami luka di kakinya.
"Dugaan sementara, macan kumbang tersebut turun ke pemukiman warga untuk mencari makan karena salah satu kakinya mengalami luka, sehingga kesulitan beradaptasi mencari makanan. Sekarang mendapatkan perawatan medis lebih lanjut," tutur Kapolsek Bawang, AKP Slamet Riyanto, Rabu (12/8).
Satwa liar itu bahkan masuk ke rumah dan kandang ayam milik warga di Dukuh Ngasinan RT 16 RW 03. Macan kumbang itu pertama kali diketahui berada di sekitar rumah milik Suryono pada Rabu sekitar pukul 05.30 WIB. Saat bangun, pemilik rumah mendengar suara dengusan dari arah belakang rumah yang terdapat kandang ayam.
Dalam rentang waktu sekitar pukul 05.30 WIB hingga 11.00 WIB, satwa itu memangsa sekitar tujuh ekor ayam milik warga, sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas.
(dil/apu)

