Polisi mengungkap dugaan penyebab tewasnya lelaki yang ditemukan dalam kondisi tangan terborgol di ladang di Dusun Bengle, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri. Lelaki itu terungkap bernama Rohim (54), warga Kecamatan Kepil, Wonosobo.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengatakan pihak keluarga langsung mendatangi TKP setelah mendapatkan informasi penemuan jenazah Rohim.
Anom menjelaskan, pemeriksaan terhadap jenazah dilakukan oleh tim medis dan Inafis Polres Wonogiri. Hasil dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak dilakukan autopsi, hanya pemeriksaan luar saja karena memang tidak ada unsur pidananya. Tidak ada luka apapun," kata Anom saat dihubungi detikJateng, Kamis (13/8/2026).
Anom mengatakan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian itu sebagai musibah, sehingga tidak menghendaki dilakukan autopsi. Saat ditemukan, jasad korban belum membusuk. Diperkirakan korban belum lama meninggal.
"Pihak keluarga dari Wonosobo juga datang, dan langsung menerima (kematian korban). Setelah visum luar, langsung dibawa ke Wonosobo," ujarnya.
Anom mengungkapkan, korban diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang menjalani pengobatan alternatif di Ponpes Mahabbatul Qodiri, Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.
"Kondisi ODGJ itu terborgol, itu kemungkinan kondisi ODGJ yang mengamuk sehingga diberlakukan seperti itu," jelasnya.
Rohim diduga kabur dari ponpes tersebut dan berlari ke arah hutan hingga ditemukan tewas. Anom mengatakan, jarak Tirtomoyo dan Karangtengah cukup dekat.
"Iya (diduga melarikan diri). Tapi memang tidak ada laporan. Itu kemungkinan memang kelaparan (di hutan). Ponpesnya itu kan di Tirtomoyo, memang itu perbatasan dengan Karangtengah. Medannya cukup mengerikan," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Jasad korban pertama ditemukan oleh warga setempat pada Selasa (11/8) sekira 16.00 WIB.
"Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh Manto (60), warga setempat, saat hendak mencari rumput di lahan miliknya," kata Anom dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Rabu (12/8).
Disebutkan bahwa dalam pemeriksaan awal, polisi mendapati korban telah meninggal dunia dengan kedua tangan dalam keadaan terborgol.
"Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya borgol dan sarung," jelasnya.
"Polisi juga berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kejadian tersebut. Dari hasil identifikasi, korban diketahui merupakan pasien ODGJ di Ponpes Mahabbatul Qodiri, Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri," imbuh Anom dalam siaran pers.
