Sesosok jasad laki-laki ditemukan di sebuah ladang di Dusun Bengle, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri. Pria itu meninggal dunia dalam kondisi tangan terborgol.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, korban diketahui bernama Rohim (54), warga Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Jasad korban pertama ditemukan oleh warga setempat pada Selasa (11/8) sekira 16.00 WIB.
"Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh Manto (60), warga setempat, saat hendak mencari rumput di lahan miliknya," kata Anom dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Rabu (12/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan jasad itu mengagetkan Manto. Dia kemudian langsung memberitahukan penemuan jasad itu kepada warga lain, dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Karangtengah bersama Tim Inafis Polres Wonogiri dan unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Dalam pemeriksaan awal, polisi mendapati korban telah meninggal dunia dengan kedua tangan dalam keadaan terborgol. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya borgol dan sarung," jelasnya.
Meski ditemukan dalam kondisi tangan terborgol, hasil pemeriksaan awal di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi masih mendalami seluruh fakta yang ditemukan di lokasi untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab korban meninggal dunia. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di TKP masih kami dalami," ujarnya.
Polisi juga berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kejadian tersebut. Dari hasil identifikasi, korban diketahui merupakan ODGJ yang menjalani pengobatan alternatif di Ponpes Mahabbatul Qodiri, Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab maupun rangkaian kejadian secara pasti. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap fakta di balik penemuan korban di ladang tersebut.
