Sesuai namanya, sholat Rebo Wekasan adalah amalan yang dikerjakan pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Sholat ini didirikan dalam rangka mohon perlindungan dari musibah dan bala yang konon diturunkan pada hari tersebut.
Memangnya, kapan Rabu terakhir Safar? Dirujuk dari Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 keluaran Kementerian Agama, Rabu terakhir Safar jatuh tanggal 12 Agustus, bertepatan dengan 28 Safar 1448 H.
Namun, karena hari kalender Hijriah berganti saat Matahari terbenam, maka Rebo Wekasan sudah dimulai sejak Selasa, 11 Agustus 2026 malam. Itu artinya, waktu sholat Rebo Wekasan telah masuk sejak Selasa malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi detikers yang berencana mengerjakan, di bawah ini niat sholat Rebo Wekasan 2026 lengkap Arab, Latin, dan artinya. Baca penjelasannya sampai tuntas, ya!
Niat Sholat Rebo Wekasan 2026
Dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat, tidak ada satu pun dasar shahih sholat Rebo Wekasan. Tidak ayat Al-Quran, tidak pula hadits Nabi Muhammad SAW.
Dengan demikian, hukum mengerjakan sholat Rebo Wekasan adalah terlarang. Namun, jika diniati sholat sunnah Mutlak, ada ulama yang memperbolehkan, kendati ada pula yang melarang.
Bagi detikers yang meyakini bolehnya sholat Rebo Wekasan dengan niat sholat sunnah Mutlak, begini bacaan niatnya, diambil dari Buku Praktis Ibadah karya Irwan dkk:
أُصَلَّى سُنَّةَ المَطْلَقِ رَكْعَتَينِ اللَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallī sunnatal-muthlaqi rak'ataini lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Mutlak dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Niat diwajibkan ada di hati setiap muslim sebelum mulai mengerjakan ibadah. Sebagian ulama menganggap pelafalannya sebagai tindakan bid'ah, sedangkan sebagian lain justru menyunnahkannya.
Cara Sholat Rebo Wekasan
Sholat sunnah Mutlak tidak memiliki aturan khusus dalam pengerjaannya. Umat Islam boleh mengerjakannya kapan saja tanpa mesti dilandasi sebab tertentu.
Sebagaimana sholat sunnah lain, sholat sunnah Mutlak dikerjakan sebanyak 2 rakaat kemudian salam. Jumlah rakaatnya dibebaskan, tidak terbatas.
"Niat dan teknis pelaksanaannya sholat sunnah Mutlak sama sekali tidak memiliki perbedaan secara khusus dengan sholat-sholat yang lainnya. Ia tidak memiliki bacaan khusus, tidak pula memiliki waktu dan teknis yang khusus," bunyi penjelasan di buku tulisan Irwan dkk, dikutip pada Selasa (11/8/2026).
Adapun sholat Rebo Wekasan, begini poin-poin penting tata caranya yang tersebar luas:
- Dikerjakan sebanyak 4 rakaat dengan 2 kali sama.
- Membaca istighfar khusus sebelum sholat.
- Setiap rakaat membaca al-Fatihah.
- Setelah al-Fatihah, dilanjut membaca al-Kautsar 17 kali, al-Ikhlas 5 kali, dan al-Falaq serta an-Nas masing-masing 1 kali.
- Membaca doa khusus setelah sholat.
Doa Setelah Sholat Rebo Wekasan
Dirujuk dari laman NU Online, apabila mengerjakan sholat Rebo Wekasan sendiri, maka setelah sholat, begini doanya:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالَ، يَاعزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيع عَلَّقِكَ، اكْفِنِي مِنْ شَرِّ جَمِيع خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجملُ، يَا مُتفضِلُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لاَ إلهَ إِلَّا أَنْتَ، ارْحَمْنِي بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. اَللّهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ، وَأَخِيْهِ، وَجَدِّهِ، وَأَبِيهِ، وَأُمِّهِ، وَبَنِيْهِ، اِكْفِنِي شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ، وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَحَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، وَصَلَّى الله عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Arab Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Allāhumma yā syadīdal-quwā, wa yā syadīdal-miḥāl, yā 'azīzu, yā man dzallat li'izzatika jamī'u khalqika, ikfinī min syarri jamī'i khalqika. Yā muḥsinu, yā mujammilu, yā mutafaḍḍilu, yā mun'imu, yā mutakarrimu, yā man lā ilāha illā anta, irḥamnī biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn. Allāhumma bisirril-ḥasani, wa akhīhi, wa jaddihi, wa abīhi, wa ummihi, wa banīhi, ikfinī syarra hādzal-yaumi, wa mā yanzilu fīhi, yā kāfiyal-muhimmāti, yā dāfi'al-baliyāti, fasayakfīkahumullāhu wa huwas-samī'ul-'alīm. Wa ḥasbunallāhu wa ni'mal-wakīl, wa lā ḥawla wa lā quwwata illā billāhil-'aliyyil-'aẓīm, wa ṣallallāhu 'alā sayyidinā Muḥammadin wa 'alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.
Adapun bila dikerjakan bersama-sama, maka doanya:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ القوى، وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالَ، يَا عَزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيعُ خَلْقِكَ، اِكْفِنَا مِنْ شَرِّ جَمِيعِ خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجَمِّلُ، يَا مُتَفَضِلُ، يَا مُنْعِمُ يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لا إِلهَ إِلَّا أَنتَ ارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. اللهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ، وَأَخِيهِ، وَجَدِّهِ، وَأُمِّهِ، وَبَنِيْهِ، اِكْفِنَا شَرَّ هَذَا اليوم. وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا كَافِيَ الْمُهمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ الله وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَحَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلا بالله العلي العظيم، وَصَلَّى الله عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Arab Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Allāhumma yā syadīdal-quwā, wa yā syadīdal-miḥāl, yā 'azīzu, yā man dzallat li'izzatika jamī'u khalqika, ikfinā min syarri jamī'i khalqika, yā muḥsinu, yā mujammilu, yā mutafaḍḍilu, yā mun'imu, yā mutakarrimu, yā man lā ilāha illā anta, irḥamnā biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn. Allāhumma bisirril-ḥasani, wa akhīhi, wa jaddihi, wa ummihi, wa banīhi, ikfinā syarra hādzal-yaumi wa mā yanzilu fīhi, yā kāfiyal-muhimmāti, yā dāfi'al-baliyāti, fasayakfīkahumullāhu wa huwas-samī'ul-'alīm, wa ḥasbunallāhu wa ni'mal-wakīl, wa lā ḥawla wa lā quwwata illā billāhil-'aliyyil-'aẓīm, wa ṣallallāhu 'alā sayyidinā Muḥammadin wa 'alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.
Itulah niat sholat Rebo Wekasan 2026 beserta bacaan doa yang dibaca setelah sholat. Semoga bermanfaat!
