Laella Ingin Jadi Tentara Sebelum Nikah dengan Mahar Ekskavator-GWM Tank

Laella Ingin Jadi Tentara Sebelum Nikah dengan Mahar Ekskavator-GWM Tank

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 10 Agu 2026 18:20 WIB
Laella Nur Fadhilah (20) asal Grobogan yang dinikahi dengan mahar ekskavator dan sejumlah kendaraan bernilai total miliaran rupiah, Senin (10/8/2026).
Laella Nur Fadhilah (20) asal Grobogan yang dinikahi dengan mahar ekskavator dan sejumlah kendaraan bernilai total miliaran rupiah, Senin (10/8/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Jakarta -

Laella Nur Fadhilah (20) dipersunting Rico Putra Roberto Syah (23) dengan mahar ekskavator dan empat kendaraan lain bernilai total miliaran rupiah. Sebelumnya, Laella sempat bercita-cita menjadi tentara, mengikuti jejak kakaknya.

Laella merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakak keduanya adalah tentara aktif yang belum menikah, sehingga ia sempat mengadakan prosesi langkahan.

"Kemarin kan ada langkahan. Mbak saya sudah menikah, kalau kakak saya yang kedua itu kan cowok ya, jadinya belum, makanya saya langkahi," kata Laella saat ditemui di kediaman orang tuanya di Dusun Larangan, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Senin (10/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laella menjelaskan saat ini kakak keduanya sedang bertugas di Papua, sehingga tidak menghadiri resepsi pernikahan dirinya.

"Ini (kakak) lagi di Papua, makanya kemarin enggak bisa datang," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Laella mengaku sempat berkeinginan menjadi tentara. Namun, sang kakak menyampaikan bahwa beban menjadi tentara itu berat

"Kan kemarin saya sempat mau daftar tentara juga, kan terus dari masnya (kakak, bilang) kalau kayak gitu tuh berat. Dari pendidikan terus nanti setelah tugas ke mana gitu kan juga berat," ucap Laella.

Garis tangan Laella rupanya berkata lain. Di usianya yang baru menginjak kepala dua, ia justru dipersunting seorang kontraktor alat berat bernama Rico.

"(Mau menikah) karena masnya (Rico) sendiri juga bertanggung jawab, mengusahakan, makanya saya berani, saya iya," tutur Laella.

Setelah menikah, Laella berencana boyong ke rumah suami di Karangrejo, Kecamatan/Kabupaten Grobogan.

"Setelah nikah nanti nanti kan tinggalnya di sana. Harapannya ya semoga rukun terus ya," kata Laella.

Ke depannya, ekskavator yang dijadikan mahar juga akan disewakan sebagai sumber penghasilan Laella. Perempuan itu juga berniat membuka usaha lain.

"Kalau pekerjaan, nanti paling itu (ekskavator) disewain. Nanti penghasilannya dari situ, nanti rencananya sih mau buka usaha lagi. (Sebelumnya) belum (ada usaha)," ujar Laella.

Diberitakan sebelumnya, video pernikahan Rico dan Laella dengan mahar mewah berupa satu unit ekskavator serta empat unit kendaraan lain bernilai miliaran rupiah jadi viral di media sosial. Rico mengaku kaget dan tak menyangka pernikahannya jadi viral.

"Terus terang kaget pertama. Awalnya enggak nyangka kalau viral sampai kayak gini," ujar Rico.

Pernikahan bak sultan itu diselenggarakan di rumah orang tua Laella pada Sabtu (8/8/2026). Rico menyebut mahar yang diberikan berupa satu unit alat berat jenis ekskavator, dua mobil pribadi, serta dua sepeda motor dengan nilai total nilai miliaran rupiah.

"Kalau alat berat sama mobil dan motor ini sekitar Rp 1,5 (miliar) sama yang lain-lain total Rp 2 (miliar)," kata Rico.

"(Maharnya ada) satu unit ekskavator, satu unit GWM Tank, satu unit Honda Brio, satu unit Yamaha YZ sama Vespa Primavera. Uang tunai kemarin dua juta sekian sesuai tanggal pernikahan," ujar Rico.

Rico mengungkapkan, ekskavator yang ia beli harganya berkisar Rp 400 juta. Sementara untuk mahar dua mobil, harganya jika ditotal sekitar Rp 1 miliar.

"Ekskavator XE60GA harganya sekitar Rp 400 an (juta). GWM sekitar Rp 700-800 (juta), terus Honda Brionya kemarin Rp 220 (juta)," ujar Rico.

Ada pula dua unit sepeda motor yang turut dijadikan mahar, yaitu jenis motor off-road serta skuter matik. Jika ditotal, harganya lebih dari Rp 170 juta.

"(Sepeda motor) Yamaha YZ itu Rp 108 (juta) kemarin. Vespanya Rp 65 (juta), vespa matik Primavera," tambahnya.

Saat detikJateng tiba di lokasi, mahar alat berat dan kendaraan diparkirkan di halaman sisi timur rumah mempelai wanita. Pelat nomor polisi yang terpasang di mobil GWM bertuliskan K 121 CO dan mobil Brio bertuliskan K 333 LA.

"Itu bukan pelat asli, simbolis saja. GWM biar seperti terbaca Rico dan Brio seperti terbaca Ela," ungkap Rico.

Rico sendiri diketahui menekuni usaha kontraktor alat berat yang sudah dimulai sejak tahun 2022. Mereka berdua dipertemukan lewat media sosial pada November 2025.



(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads