Warga Lereng Merapi Magelang Kemalingan, Brankas Isi Perhiasan Rp 50 Juta Raib

Warga Lereng Merapi Magelang Kemalingan, Brankas Isi Perhiasan Rp 50 Juta Raib

Eko Susanto - detikJateng
Senin, 10 Agu 2026 16:49 WIB
Petugas saat mengecek lokasi pencurian brankas berisi perhiasan di Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Petugas saat mengecek lokasi pencurian brankas berisi perhiasan di Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Foto: dok. Polsek Dukun
Magelang -

Rumah salah satu warga di Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang dibobol maling. Akibat kejadian tersebut korban kehilangan perhiasan kurang lebih senilai Rp 50 juta.

Pencurian tersebut menimpa rumah warga berinisial RS yang tinggal di lereng Merapi Magelang. Dugaan pencurian diketahui pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

PS Kasi Humas Polresta Magelang, Ipda Ady Lilik Purbianto, saat dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelum diketahui hilang pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 18.30 WIB, rumahnya ditinggal ke rumah mertua di Ngadipuro (tetangga desa)," kata Lilik saat dihubungi detikJateng, Senin (10/8/2026).

ADVERTISEMENT

Lilik menyebut saat meninggalkan rumah, korban disebut sudah menutup pintu dan jendela. Namun, saat kembali korban menemukan pintu kamarnya yang berada di lantai dua sudah terbuka.

"Ketika istri korban mendapati di lantai atas pintu kamar sudah terbuka. Ketika pintu dibuka almari pakai di kamar terbuka," sambungnya.

"Ketika dicek brankas perhiasan yang terbuat dari besi dan bentuk sebesar buku serta posisi ter-password sudah tidak ada," ujarnya.

Brankas itu disebut berisi 3 buah logam mulia berat 3 gram, 5 buah cincin emas, 1 buah gelang emas dan 1 buah kalung.

"Pada saat ditinggal kamar dikunci dan kunci almari di dalam kamar lantai 2 posisi tertinggal. Saat itu jendela lantai atas sebelah kiri atas dalam keadaan terbuka padahal sebelumnya tertutup, tidak ditemukan bekas congkelan di almari pakaian," katanya.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta," pungkasnya.



(ams/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads