Akun Instagram Damkar Semarang Kena Retas

Akun Instagram Damkar Semarang Kena Retas

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 05 Agu 2026 09:50 WIB
Kondisi akun resmi Instagram Damkar Kota Semarang saat diretas, Rabu (5/8/2026) pagi.
Kondisi akun resmi Instagram Damkar Kota Semarang saat diretas, Rabu (5/8/2026) pagi. Foto: Dok. tangkap layar Instagram Damkar Kota Semarang
Semarang -

Akun Instagram resmi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang diretas pagi ini. Akun tersebut mengunggah akun X palsu Elon Musk.

Pantauan detikJateng pada Rabu (5/8/2026) pagi, akun Instagram @damkarsemarang mengunggah akun X palsu Elon Musk pada pukul 08.06 WIB. Dalam foto unggahan tersebut Elon seakan menyematkan pesan bahwa dirinya memiliki crypto casino sendiri.

Sedangkan di akun resminya, bos besar SpaceX itu tidak mengunggah informasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya di Feed Instagram, akun milik Damkar Kota Semarang itu juga mengunggah hal yang sama di fitur Story dalam waktu yang bersamaan.

ADVERTISEMENT

Dimintai konfirmasi, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, membenarkan akun Instagram resmi instansi telah diretas pagi ini.

"Iya, Mas," kata Tantri saat dihubungi detikJateng pagi ini.

Tantri menyebut peretasan itu dilakukan saat apel pagi. Dirinya mengetahui kejadian tersebut dari personelnya.

"Kebetulan saya baru briefing, teman-teman buka itu kok postingannya beda," ungkapnya.

Dia pun tidak memahami mengapa peretas mengunggah akun X palsu Elon Musk. Beruntung kini akun tersebut telah diambil alih oleh admin medsos Damkar.

"Sekarang sudah bisa lagi. Diposting Twitternya Elon Musk, nggak tahu maksudnya apa. Tadi yang mengembalikan dari adminnya di sini," terangnya.

Tantri menyebut tidak ada pihak eksternal maupun internal Damkar Kota Semarang yang dirugikan akibat peretasan tersebut.

"Kerugian tidak ada yang dirugikan, dari kami juga tidak ada yang dirugikan," sebutnya.

Peretasan itu bukanlah yang pertama dialami akun Instagram Damkar Kota Semarang. Tantri menyebut, media sosial milik Meta itu sebelumnya pernah diretas, tetapi dia lupa apa isinya dan kapan.

"Sebelumnya sudah pernah, cuma apanya tidak ingat," ucapnya.



(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads