Aksi kejar-kejaran antara sejumlah pemotor dan Toyota Agya abu-abu di Semarang jadi viral di media sosial. Agya itu dikejar para pemotor diduga karena kabur usai tabrakan dengan motor.
Video pengejaran itu viral usai diunggah akun Instagram @portalsemarang. Tampak beberapa pemotor mengejar mobil Toyota Agya di sekitar Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada malam hari.
Terlihat mobil itu memiliki nomor polisi (nopol) H 1648 UN. Mobil itu tetap melaju kencang meski di tengah jalanan yang penuh kendaraan besar. Mobil abu-abu itu terlihat penyok di bagian belakang dan mengalami bocor ban di bagian depan kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemotor terus mengikuti Agya itu meski mobil tersebut mengarah ke gerbang tol. Nampak di video itu mobil sempat dihentikan di gerbang tol.
"Dugaan tabrak lari di kawasan BSB Mijen, sebuah mobil Toyota Agya berwarna abu-abu dengan kondisi rusak parah menjadi sasaran pengejaran massa hingga ke Gerbang Tol Krapyak, Semarang," tulis akun @portalsemarang, dilihat detikJateng Senin (3/8/2026).
Saat dimintai konfirmasi, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung membenarkan adanya kejadian tersebut pada Sabtu (1/7) malam. Dia mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan.
"Mobil itu dari arah Mijen, BSB, nyerempet motor, terus kabur. Korbannya luka ringan," kata Untung saat dihubungi detikJateng.
"Ini masih kita cari," kata Untung.
Kapolsek Mijen, Kompol Sutowo mengatakan pengejaran itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu malam. Ia menyebut, mobil itu dikejar mulai dari Jalan Mijen Permai, Kecamatan Mijen.
"Info awalnya itu dari Mijen Permai terus dikejar. Di depan SPBU BCA Mijen itu mobilnya ngerem mendadak, ada tiga motor yang nabrak itu mobil. Tapi mobilnya tetap jalan," ucapnya.
Ia menyebut, berdasarkan informasi awal, mobil tersebut juga sempat menabrak kendaraan lain di Kecamatan Ngaliyan. Pihaknya pun melaporkan kejadian itu pada Polrestabes Semarang karena insiden terjadi di luar wilayahnya.
"Waktu itu terus kita hubungi Lantas Polrestabes karena ada beberapa TKP. Cuma untuk mobilnya nggak diketahui. Ada pelat nomornya copot, tapi kita cek nggak terdaftar identitasnya," jelasnya.
"Kalau dari Mijen Permai sampai BCA mungkin 3 kilometer. Kalau sampai Tol Krapyak ya sampai 10 km sih kalau itu," lanjut Sutowo.
Ia menyebut, hingga kini belum ada korban yang melapor ke Polsek Mijen. Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard pun menyebut belum ada korban yang melapor di tempatnya.
"Titik awalnya di BSB, ikutnya wilayah Mijen. Kebetulan kalau yang di video itu di Ngaliyan sebelum Jrakah," jelasnya.
