Waspada Lur! Talud Jembatan di Jabungan Semarang Ambrol

Waspada Lur! Talud Jembatan di Jabungan Semarang Ambrol

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 03 Agu 2026 16:02 WIB
Kondisi talud sungai Sadang dan jembatan penghubung Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dan Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (3/8)
Kondisi talud sungai Sadang dan jembatan penghubung Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dan Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (3/8). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Talud di bawah jembatan penghubung Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ambrol sejak sekitar tiga bulan lalu. Warga khawatir jembatan bakal ikut rusak jika talud tak segera diperbaiki.

Pantauan detikJateng di jembatan itu pada Senin (3/8/2026), tampak tanah bagian bawah jembatan tergerus. Begitu pula dengan tanah di bawah penyangga jembatan itu.

Satu gapura di kiri jalan dari arah Jabungan sudah tidak ada. Plang penanda perbatasan wilayah diletakkan di pinggir jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terdapat pula sebuah plang milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang bertuliskan "Hati-hati ada kerusakan jalan, kurangi kecepatan" tergeletak di samping jembatan.

Adapun pajang talud yang ambrol berkisar 50 meter. Tampak pula sebuah tiang penyangga kabel doyong ke arah sungai.

ADVERTISEMENT

Ketua RW 4 Jabungan, Solikhin, menuturkan mulanya kondisi talud dan jembatan itu bagus. Namun pada dua atau tiga bulan lalu, bangunan tersebut terdampak banjir besar di Sungai Sadang.

"Kurang lebih 3 bulan, 2 bulan, kemarin pas banjir gede pas malam. Tahu-tahu sudah rusak sore (usai diterjang banjir). Itu perbatasan dengan Ungaran Timur," kata Solikhin ditemui di lokasi hari ini.

Saat itu, kata Solikhin, gapura jalan juga runtuh dan menutupi jalan sehingga disingkirkan warga. Pihaknya telah melaporkan kerusakan tersebut tetapi tak kunjung mendapat penanganan.

"Dulu itu gapura itu rubuh ke sini menghalangi jalan, terus akhirnya dipinggirkan. Sudah dilaporkan tapi belum ada tindak lanjutnya," terangnya.

Dia menyebut jembatan tersebut merupakan jalan alternatif untuk menuju ke Demak hingga Solo.

"Ini satu-satunya akses jalan alternatif bisa ke Ungaran, Karangjati, bisa ke Pedurungan, juga bisa ke Demak. Ini kalau hari Lebaran itu jalan alternatif satu-satunya ke Solo juga lewat sini," sebutnya.

Dia pun khawatir kerusakan jembatan dan talud bakal semakin parah jika tidak kunjung diperbaiki. Warga juga takut air bakal naik ke permukaan jika debit air sungai deras.

"Banyak kekhawatiran. Bahkan itu sangat khawatir karena ini kan kalau banjir itu terlalu besar hampir naik sini. (Dikhawatirkan jembatan dan talud yang rusak) Jadi besar sekali (semakin rusak)," terangnya.

Terlebih tanah di penyangga jembatan tergerus air. Ditakutkan, jembatan bakal runtuh.

"Karena penyangga di bawah kan tergerus air. Makane kan terus (jembatan dikhawatirkan) longsor," katanya.

Sementara itu, Lurah Jabungan, Muchammad Chasani, menyebutkan DPU Kota Semarang dan DPU Kabupaten Semarang sudah berkoordinasi terkait kerusakan tersebut. Direncanakan, perbaikan akan dilakukan pada tahun ini.

"Dinas PU Kota Semarang sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dari Kabupaten Semarang. Kalau kemarin dari sinkronisasi, rencana tahun ini ada perbaikan," kata Chasani saat ditemui di Jabung hari ini.

Dia menyebut pengerjaan talud masih dalam proses lelang. Sementara oprit jembatan bakal diperbaiki oleh Pemkab Semarang.

"Untuk yang dari Kota Semarang masih proses lelang terkait taludnya. Yang terkait oprit atau arah yang mau ke jembatan itu nanti dari Kabupaten Semarang yang mengerjakan," terangnya.

Adapun penanganan jangka pendek yang dilakukan warga, kata Chasani, adalah pemasangan karung pasir. Jika terjadi hujan deras, karung-karung tersebut dinilai tidak mampu menahan air.

"Kalau yang dulu awal-awal sementara memang dikasih sandbag ditumpuk di situ. Cuman kalau hujan deras itu nggak mampu untuk nahan," bebernya.



(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads