Terpopuler Sepekan

Nasib Harimau Langka Koleksi Semarang Zoo Berakhir Tragis

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 01 Agu 2026 13:54 WIB
Semarang Zoo. Foto: (dok. Disbudpar Kota Semarang)
Semarang -

Seekor harimau putih koleksi Semarang Zoo mati. Harimau dari jenis yang sangat langka itu mati dalam kondisi menyedihkan.

Kematian harimau bernama Anggun itu menjadi salah satu artikel yang banyak diakses pembaca detikJateng dalam sepekan terakhir.

Terungkap Lewat Kabar Viral

Harimau yang memiliki warna unik karena penyimpangan genetik ini sebenarnya sudah mati sejak Maret lalu. Hanya saja kabar kematiannya baru menyebar setelah viral di media sosial.

Kabar tersebut juga diunggah di akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang, Jumat (24/7). Akun tersebut menuliskan hewan bernama Anggun itu diduga mati lantaran kesalahan prosedur anestesi.

"Harimau putih Anggun, salah satu satwa koleksi yang menjadi daya tarik Semarang Zoo, dikabarkan dikirim ke Medan dalam skema pertukaran satwa yang mekanismenya dipertanyakan. Jika benar proses tersebut tidak dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan, maka publik berhak mengetahui dasar kebijakan itu, termasuk apakah ada potensi kerugian bagi BUMD Semarang Zoo. Belum selesai tanda tanya soal proses pengiriman, muncul kabar yang lebih memprihatinkan. Hanya dua hari setelah dikirim, Anggun dilaporkan mati. Beredar dugaan bahwa kematian tersebut berkaitan dengan kesalahan prosedur anestesi yang mengakibatkan abses dan infeksi," tulis akun itu seperti yang dilihat detikJateng pada Jumat (24/7/2026).

Adapun pihak pengelola Semarang Zoo irit bicara saat dikonfirmasi soal unggahan itu. Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan Pemkot Semarang bakal memberikan keterangan.

"Nanti pemkot akan memberi keterangan, sabar njih," kata Bimo kepada detikJateng melalui pesan singkat.

Mati Sejak Maret

Sekda Kota Semarang, Handi Priyanto mengatakan, harimau tersebut sudah mati sejak Maret lalu. Harimau itu mati beberapa saat setelah dipindah ke salah satu kebun binatang di Medan.

"Kejadian sudah Maret yang lalu itu. Sampai R Zoo Medan baik-baik saja. Sudah ada perjanjian kerjasama sesuai urutan administrasi, alasan internal harimau kita sudah banyak hasil dari kawin sedarah," kata Handi melalui pesan singkat kepada detikJateng, Seninb (27/7/2026).

Dia mengakui bahwa harimau itu termasuk jenis yang langka. Harimau itu berwarna putih lantaran mengalami penyimpangan genetik.

"Yang dikirim ke Medan adalah cucu dari perkawinan sedarah, berwarna putih karena DNA-nya sudah menyimpang, perlu darah baru dari luar, sehingga sekarang harimau kita ada dua pasang untuk dicarikan jodoh yang tidak sedarah," lanjutnya.

Saat ditanya terkait penyebab kematian harimau putih tersebut, ia mengatakan ada beberapa hal yang menjadi penyebab. Mulai dari adanya lesi dan perlukaan pada organ lambung, hingga peradangan dan perdarahan pada organ paru.



Simak Video "Terpopuler Sepekan: Spanyol Juara Dunia Sampai Eks Jampidsus Febrie Ditahan"


(ahr/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork