Wanita Korban Pembacokan di Pati Bantah Pernah Pacaran dengan Pelaku

Wanita Korban Pembacokan di Pati Bantah Pernah Pacaran dengan Pelaku

Dian Utoro Aji - detikJateng
Jumat, 24 Jul 2026 14:08 WIB
Seorang siswa SMK dibacok siswa lain hingga terjatuh dari motornya di Jakbar. Dua pelajar lain yang terlibat kasus pembacokan itu ditangkap polisi. (M Fardan/detikcom)
Foto: Ilustrasi wanita di Pati viral dibacok mantan pacar. (M Fardan/detikcom)
Pati -

Seorang perempuan berinisial DS, warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, viral karena dibacok mantan pacarnya. Korban kemudian mengungkap bahwa pelaku ternyata bukan mantan kekasihnya.

Hal ini seperti diungkapkan oleh korban lewat video klarifikasi yang diterima detikJateng. Korban saat ini sedang berada di rumah sakit karena luka bacok oleh pria berinisial A (MAY) warga Trangkil.

Lewat video itu, DS memberikan klarifikasi bahwa ia tidak pernah menjalin hubungan pacaran dengan pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya DS korban penganiayaan, di sini saya mau menegaskan bahwa tidak memiliki hubungan dengan pelaku berinisial A," kata DS dalam video yang diterima detikJateng dari keluarga korban, Jumat (24/7/2026).

DS mengatakan bahwa awal kenal dengan pelaku lewat media sosial. Saat itu pelaku memesan jahitan kemeja dan celana kepada korban. Pelaku lalu mendapatkan nama dan alamat korban.

ADVERTISEMENT

"Awal mula saya mengenal dia karena dia memesan jahitan kemeja dan celana pada saya. Dia mendapatkan nama dan alamat saya dari media sosial saya berjualan," kata dia.

Menurutnya dari perkenalan itu, pelaku beberapa kali menyatakan suka dan ingin taaruf dengan korban. Akan tetapi korban menolak berkali-kali.

"Memang benar dia sudah menyatakan perasaan kepada saya, dan menawarkan taaruf kepada saya tapi saya tolak berkali-kali," jelasnya.

Ternyata dari kejadian ini, pelaku justru bersikap mengancam korban. Kondisi ini terjadi dalam kurun waktu bulan Agustus 2025 sampai sekarang ini.

"Saya sudah diancam dan diteror selama 1 tahun mulai dari Agustus 2025. Namun saya abaikan, saya sudah blok dan akun sosmed dia, dan dia nekat menghubungi saya lewat banyak nomor dan meneror saya lagi," jelas dia.

DS bercerita pernah didatangi pelaku malam hari pada 5 Juni 2026. Pelaku dikatakan saat itu membawa linggis. Beruntung di rumah ada kakak ipar dan korban berteriak kepada warga sekitar. Pelaku lalu kabur dan meninggalkan rumahnya.

"Dia pernah datang ke rumah jam 11 malam pada 5 Juni 2026 dengan membawa linggis. Pada saat itu mas ipar saya saya telepon dan saya suruh menemui dia dan banyak tetangga saya kabari, Mas ipar saya menemui pelaku dan pelaku kabur, melarikan diri," jelasnya.

DS mengira pelaku tidak datang lagi. Akan tetapi pelaku justru datang kembali dan menganiaya korban hingga mengalami luka bacok di bagian tubuh.

"Saya pikir tidak akan berani datang lagi jadi saya belum melapor ke pihak berwajib. Ternyata dia salah melakukan hal lebih kejam lagi. Saya memperjelas lagi bahwa saya tidak pacaran, memiliki hubungan dengan si A," tegas DS dengan menutup video masih kesakitan karena luka bacok di bagian tubuh.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama mengatakan pelaku penganiayaan berinisial MAY sudah diamankan polisi. Rencana pelaku akan dirilis hari Senin (27/7).

"Pelaku sudah diamankan dan masih proses pemeriksaan lebih lanjut, Senin kita akan rilis," jelas Dika lewat pesan singkat.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita mengalami luka parah usai dibacok pria yang disebut-sebut sebagai bekas pacarnya. Kepala Desa Sinomwidodo, Rakimin, membenarkan peristiwa itu. Kejadian tersebut terjadi pagi tadi.

"Korban D (warga Sinomwidodo), pelaku orang Trangkil. Itu luka berat tangan perut dibacok pelaku," jelas Rakimin saat dihubungi wartawan siang ini.

Rakimin mengatakan jika keduanya dulunya pernah menjalin hubungan pacaran. Akan tetapi mereka putus dan tidak lagi menjalin hubungan. Pelaku lantas sering mengancam korban karena tidak mau diajak balikan.

"Itu dulu mantan pacar, pelaku sudah ngancam bawa kapak, korban diancam akan dibunuh kalau tidak mau balikan dengan pelaku," jelasnya.

Menurutnya pelaku telah berencana ingin membunuh korban. Namun aksi tersebut berhasil digagalkan. Untuk pelaku sudah diamankan polisi tadi pagi.

"Pelaku dibawa ke Polres ditahan di polsek banyak massa, terus dipindahkan ke polres tujuannya pembunuhan berencana tapi gagal," terang dia.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads