Awas! Gelombang Laut Selatan Jateng Capai 2,5 Meter hingga 25 Juli

Awas! Gelombang Laut Selatan Jateng Capai 2,5 Meter hingga 25 Juli

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB
ilustrasi prakiraan tinggi gelombang
Ilustrasi prakiraan tinggi gelombang. Foto: Dok. Istimewa
Solo -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menerbitkan informasi tinggi gelombang sekaligus peringatan dini untuk wilayah perairan selatan Jawa Tengah. Perairan Cilacap, Purworejo dan Kebumen masuk dalam peringatan dini itu.

Peringatan bernomor B/ME.01.02/PDGT/21/CLP/VII/2026 ini dinyatakan berlaku mulai Rabu, 22 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan tinjauan kondisi sinoptik yang dirilis Prakirawan Deas Achmad Rivai, cuaca di kawasan laut selatan yang meliputi perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Angin umumnya bertiup dari arah timur hingga Selatan dengan kecepatan antara 4 hingga 22 knot," tulis Deas, dalam peringatan dini tersebut, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

BMKG memprakirakan ketinggian gelombang laut di area tersebut berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter, yang tergolong dalam kategori sedang. Potensi gelombang tinggi ini berpeluang terjadi di tiga wilayah perairan utama, yaitu:

  • Perairan Cilacap
  • Perairan Kebumen
  • Perairan Purworejo

Selain itu BMKG juga menyebutkan saran keselamatan untuk perahu nelayan dan kapal tongkang karena berisiko dalam pelayaran.

"Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot serta tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," tegas Deas.



(alg/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads