Ibrahim Al Abrar (12), bocah kelas 6 SD di Boyolali yang menemukan dan melaporkan adanya bug atau celah keamanan pada sistem atau domain publik NASA, mendapat apresiasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Ia mengaku mendapat tumbler hingga tablet iPhone dari BSSN.
Pejabat dari BSSN datang ke Boyolali untuk menemui Ibrahim bersama keluarganya. Pertemuan BSSN dengan bocah asal Desa Genengsari, Kecamatan Kemusu, Boyolali, itu berlangsung di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, sore tadi.
"Hari ini kami diundang Bapak Bupati dan ada kunjungan khusus dari BSSN dari Jakarta, dari pusat, untuk menemui anak kami Ibrahim Al-Abrar," kata Aminudin Salah (36), ayah Ibrahim Al Abra, usai bertemu Bupati dan BSSN di Pendopo Alit, Selasa (21/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aminudin mengatakan, dalam pertemuan itu banyak pesan yang diberikan terutama untuk meningkatkan kemampuan Ibrahim ke depannya di bidang teknologi informasi.
Menurut Aminudin, BSSN mengapresiasi Ibra yang memilih menggunakan kemampuannya untuk hal-hal positif. Salah satu hal yang dinilai menarik dari Ibrahim yaitu etika dalam menggunakan kemampuannya di dunia sibersecurity.
Aminudin menjelaskan, kerentanan keamanan yang ditemukan Ibrahim bisa saja digunakan untuk tindak kejahatan. Namun Ibrahim memilih melaporkan temuan bug itu ke NASA. Itu yang dinilai sebagai hal yang beretika.
"Jadi Ibrahim sudah memberikan contoh bahwa anak kecil saja bisa, maka yang dewasa harusnya juga sama. Kurang lebih untuk pertemuan kali ini seperti itu," ujar dia.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut dia, BSSN juga memberi kesempatan kepada Ibrahim jika ke depannya berminat untuk mengikuti pendidikan sebagai ahli siber Indonesia.
"Untuk proses itu juga masih panjang. Untuk saat ini Ibrahim masih di SD, jadi masih harus melewati SMP, kemudian SMA, baru nanti Ibrahim bisa memilih, kira-kira nanti mau ke arah mana berikutnya," terang dia.
"Karena dilihat-lihat memang masih banyak hal-hal yang perlu untuk ditingkatkan lagi. Semoga Ibrahim nanti konsisten dan mungkin untuk peluang ke pendidikan yang khusus Siber itu nanti bisa dilanjutkan untuk ke depannya," sambungnya.
Sementara itu Ibrahim mengaku senang mendapat apresiasi dari BSSN. Ibrahim menyatakan akan terus mempelajari bidang teknologi informasi.
"Saya mau membangun portofolio, mencari kerentanan-kerentanan di website lain agar mendapatkan sertifikat, dan nama baik saya," kata Ibra, sapaan akrabnya.
Dalam pertemuan dengan BSSN tersebut, Ibra juga mengaku mendapat sejumlah hadiah. Di antaranya tumbler, kaus dan tablet.
"Dapat tumbler dari BSSN, kaos, terus dapat tablet iPhone," jelasnya.
Ia pun mengaku sudah memiliki rencana untuk memanfaatkan habiah tablet tersebut. Perangkat elektronik itu akan digunakannya belajar coding.
"Tabletnya buat coding," kata siswa kelas 6 SD Negeri 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, ini.
