Seorang petugas Sensus Ekonomi di Kecamatan Semarang Selatan, berinisial C, mengaku belum mendapat kejelasan kapan upah akan diberikan.
"Kalau keterlambatan upah sih masih mending, ya, Mas. Maksudnya jelas, ya. Ini nggak jelas kok. Maksudnya enggak jelas itu tanggalnya kapan mau akan dicairkan itu nggak jelas," sebutnya saat dihubungi detikJateng, Rabu (15/7).
C menyebut seharusnya dirinya mendapat honor dalam dua termin. Adapun termin pertama, menurutnya, cair setelah sebulan bekerja. Dia mulai melakukan sensus sejak 15 Juni 2026.
"Pembayaran termin pertama akan dilakukan setelah setelah 1 bulan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," jelasnya.
Terkait persyaratan pencairan upah termin pertama, dia menjelaskan, petugas harus lebih dulu menyelesaikan 40 persen dari total tugas. Dia mengklaim dirinya telah menyelesaikan lebih dari target.
"Termin pertama akan dibayarkan setelah mencapai 40 persen dari total beban kerja keseluruhan, Mas. Dari total assignment itu, saya sudah 45 persen," bebernya.
Sementara itu, C mendapatkan pengumuman siapa saja yang mendapatkan pencairan honor pada Selasa (14/7) kemarin. Dari pemberitahuan itu, dia baru mengetahui ada perbedaan persyaratan pencairan upah di awal dan kemarin.
"Jadi per kemarin itu Badan Pusat Statistik Kota Semarang itu meng-share di grup petugas sensus yang isinya 'berikut nama-nama petugas sensus yang lolos untuk pencairan gaji atau pembayaran termin pertama berdasarkan kriteria'. Ada tulisannya 'berdasarkan kriteria', padahal di kontraknya itu tidak ada ada kriteria apapun, hanya menyantumkan 40 persen dari total beban kerja," ucapnya.
"Yang dimaksud kriteria Badan Pusat Statistik Kota Semarang itu meliputi, satu, telah menyelesaikan empat SLS, telah mencapai 80 persen, 80 persen, 80 persen, 80 persen. Baru bisa dikategorikan mencapai 40 persen dari total keseluruhan beban kerja. Kan aneh, Mas," lanjutnya.
Dia menyebut dari total sekitar 1.000 petugas di Semarang Selatan dan lainnya, hanya 18 orang yang memenuhi kriteria pencairan honor. Dia juga mempertanyakan mengapa pengumuman itu tidak bertepatan pada sebulan petugas bekerja.
"Dari total 1.000 petugas sensus yang, untuk wilayah Kecamatan Semarang Selatan dan lainnya, hanya sekitar 18 apa 19 orang tok (yang mendapatkan pencairan honor," sebutnya.
"Kalau memang nge-share, kenapa nge-share-nya kemarin? Kenapa nggak hari ini? Kenapa nggak besok? Wong batas termin pertama itu harusnya 1 bulannya itu kan per hari ini, tanggal 15 Juli karena pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 itu dilakukan pada hari pertama, tanggal 15 Juni," lanjutnya.
Dia kembali mempertanyakan mengapa honor pada termin pertama belum cair. Sedangkan dirinya masih mengeluarkan biaya untuk akomodasi.
"Tuntutan itu kejelasan pembayaran untuk termin pertama. Masa tenaga kita nggak dihargain sama sekali. Kita juga butuh operasional untuk bensin, untuk beli makan, untuk beli minum," ungkapnya.
(apu/apl)