Puluhan Petugas Sensus Ekonomi di Semarang Mundur, BPS Ungkap Alasannya

Puluhan Petugas Sensus Ekonomi di Semarang Mundur, BPS Ungkap Alasannya

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 16 Jul 2026 16:05 WIB
Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono.
Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJogja
Semarang -

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang menyebut ada 30 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang mengundurkan diri. BPS menyebut resignnya puluhan petugas itu memiliki alasan masing-masing.

Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono, menyebut mundurnya puluhan petugas Sensus Ekonomi itu tidak serentak. Melainkan secara berkala.

"Sebenarnya dari 30 orang mundur itu itu juga tidak serentak. Tidak langsung bedol desa gitu tidak, tapi memang tergantung kondisi si petugas," jelas Rudi saat ditemui di kantor BPS Kota Semarang, Kecamatan Semarang Tengah, Kamis (16/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudi menyebut, dari 30 orang yang mundur 16 petugas resign lantaran mendapat pekerjaan lain. Sementara sisanya memiliki alasan yang variatif.

ADVERTISEMENT

"Dari 30 orang itu semua sebenarnya 16 orang itu karena diterima bekerja. Yang sakit lima orang, ada yang merawat orang tua. Kemudian ada yang teman-teman karena yang kuliah dan tidak bisa membagi waktu," sebutnya.

Rudi menegaskan, puluhan petugas sensus itu kini tidak lagi mendapatkan hak berupa honor karena mundur. Adapun besaran upah yang diterima lebih dari Upah Minimum Kota Semarang .

"Jadi, kalau yang mundur, ketentuan di SPK itu, mereka tidak mendapatkan honor," katanya.

Seiring berlangsungnya survei, Rudi menerangkan, pihaknya langsung mencari pengganti petugas yang resign. Hal itu dilakukan agar program bisa terus berlangsung.

"Makanya kita ini dalam proses perjalanan ini ketika ada yang mundur, penanggung jawab kecamatan itu langsung mencari untuk merekrut petugas pengganti. Supaya pekerjaan tetap bisa berjalan," ungkapnya.

Selanjutnya, Rudi menyebut total petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang sebanyak 1.437 orang. Target sensus di Kota Semarang sempat mengalami deviasi.

"Memang sebelumnya dari sejak tanggal 7 Juli deviasi kita terhadap target itu hampir 5 persen," katanya.

Saat ini target tercapai sekitar 42 persen. Per 14 Juli kemarin BPS juga bekerja sama dengan Pemkot Semarang untuk mengawal Sensus.

"Jadi, capaian pendataan SE 2026 per hari ini itu di 42,69 persen," pungkasnya.



(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads