Hiu Tutul 1 Ton Kembali Ditemukan Terdampar di Pantai Cilacap

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 14 Jul 2026 11:19 WIB
Hiu tutul berukuran sekitar 5 meter yang ditemukan terdampar dan mati di Pantai Bleberan, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Selasa (14/7/2026). Foto: Dok Pegiat Konservasi Laut Kabupaten Cilacap, Jumawan,
Cilacap -

Seekor hiu tutul (whale shark) kembali ditemukan terdampar di pesisir Kabupaten Cilacap. Kali ini, hiu berukuran sekitar 4,5 hingga 5 meter itu ditemukan di Pantai Bleberan, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, tepatnya di sebelah barat kawasan PLTU. Setidaknya sudah empat hiu tutul ditemukan terdampar di Pantai Cilacap sejak pertengahan Mei lalu.

Temuan tersebut menjadi perhatian pegiat konservasi. Pasalnya, ini merupakan hiu tutul kelima yang terdampar di pesisir Cilacap dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Pegiat Konservasi Laut Kabupaten Cilacap, Jumawan, mengatakan hiu tutul itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu warga tengah berwisata di kawasan pantai.

"Yang menemukan warga biasa yang sedang berwisata sekitar pukul enam pagi," kata Jumawan saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, ukuran hiu tutul yang ditemukan hampir sama dengan hiu yang sebelumnya terdampar di Pantai Pagubugan, yakni memiliki panjang sekitar 4,5 hingga 5 meter dengan perkiraan bobot mencapai satu ton.

"Ukurannya hampir sama seperti yang beberapa waktu lalu ditemukan di Pantai Pagubugan. Bobotnya mungkin sekitar satu ton," ujarnya.

Jumawan mengatakan, hingga kini penyebab pasti hiu tutul tersebut terdampar dan akhirnya mati masih belum diketahui. Tim dari Yayasan Sealife dan peneliti Unsoed Purwokerto tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui faktor penyebabnya.

"Kita belum bisa mengindikasikan penyebab kematiannya. Ini akan dibedah lagi untuk dicari tahu penyebabnya, karena ini sudah menjadi temuan kelima selama dua bulan terakhir," ungkapnya.

Ia menduga kondisi pantai yang landai memungkinkan hiu tutul masuk terlalu dekat ke bibir pantai saat mencari makan. Saat air laut surut, satwa berukuran besar itu diduga kesulitan kembali ke perairan yang lebih dalam.

"Posisi pantainya memang sangat landai, jadi ada kemungkinan hiu ini sedang mencari makan. Waktu ditemukan menurut informasi masih ada tanda-tanda kehidupan, tetapi karena air sedang surut, dia tidak bisa kembali lagi ke tengah," jelasnya.

Selanjutnya, bangkai hiu tutul akan dievakuasi dari lokasi penemuan. Tim akan melakukan bedah lambung untuk mengambil sampel yang nantinya dianalisis guna mengungkap penyebab kematian. Setelah proses pemeriksaan selesai, bangkai hiu tersebut akan dikuburkan.

"Nanti akan ditarik, dilakukan bedah lambung, diambil sampelnya, kemudian dikubur," pungkas Jumawan.

Sebelumnya, seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan terdampar di kawasan Pantai Pagubugan, Kecamatan Binangun, KabupatenCilacap, Minggu (17/5) pagi. Satwa laut dilindungi itu ditemukan dalam kondisi lemas sebelum akhirnya mati di bibir pantai.

Masih di pekan yang sama, hiu tutul sekitar 4,5 meter dan bobot diperkirakan mencapai 1 ton ditemukan dalam kondisi lemas di Pantai Banjarsari, Kecamatan Nusawungu. Hiu tutul yang ditemukan pada Sabtu (23/5) itu mati saat hendak diselamatkan.

Ketiga, hiu tutul seberat 1,2 ton ditemukan terdampar di kawasan Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, 22 Juni lalu.



Simak Video "Video Hiu Tutul 2,5 Ton Terdampar di Pantai Cilacap, Dagingnya Jadi Rebutan"

(afn/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork