Sebuah rumah warga di Dukuh Karangturi, Desa Bogosari, RT 1 RW 1, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, geger. Dari lubang yang berada di salah satu sudut rumah, muncul belasan ekor anakan ular kobra!
Pemilik rumah, Lia Lutfiana (31), mengungkapkan dirinya langsung menghubungi pemadam kebakaran (damkar) setelah adiknya menemukan ada satu ekor ular dan sisik ular.
"Saya posisi tidak di rumah, (tetapi rumah) masih (ditempati). Tadinya (adik) nemu anakan ular satu sama sisik ular, lalu saya panggil damkar," kata Lia saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kabid Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, mengatakan pihaknya melakukan evakuasi sekitar pukul 13.30-15.30 WIB.
"Rumahnya tidak langsung nempel tanah, lantainya papan kayu itu ada kayak lubang ke bawah, lubangnya halus. Kemungkinan kan sudah dianalisa itu bukan yuyu, ini dipastikan ular," ujar Toga.
Semburat Saat Dituangkan Bensin
Toga melanjutkan, saat tiga personel damkar datang ke lokasi, mereka segera menyiramkan bensin ke dalam lubang. Saat itu juga, belasan anak ular kobra keluar.
"Teman-teman tuh langsung menumpahkan bensin di dalam lubang itu, terus ular-ulare tuh keluar semua sing kecil. Jenisnya kobra, tadi ada sampai 18 ekor," ujar Toga.
"Cuman indukannya belum keluar. Kita enggak bisa langsung, kan harus bongkar soale nek sampai bawah, makanya kan dituangin bensin dulu. Indukannya belum ditemukan," tambahnya.
Petugas Sempat Digigit
Toga menjelaskan di tengah proses evakuasi, salah satu anggotanya sempat digigit anakan kobra tersebut. Untungnya, bisa mematikan anakan kobra itu belum sempat masuk ke tubuh petugas damkar.
"Petugas kan evakuasi ular banyak ya, ada yang kecatok itu ya cuman enggak fatal. Kayak nucup gitu loh, digigit tapi bisanya enggak masuk," ungkap Toga.
Toga menyampaikan belasan ular hasil evakuasi itu akan diamankan di Pos Damkar Karangawen. Sementara untuk pencarian indukannya, ia menyampaikan bahwa petugas akan menunggu laporan lagi jika ada warga yang melihat.
"Ularnya sekarang ada di Pos Karangawen. Memang kita untuk evakuasi ular, kan ular yang ditangkap itu belum ada tempat penangkaran," ucap Toga.
"Kalau untuk yang itu (indukan) ya tetep nunggu aduan dari pemilik, nanti kalau melihat indukan baru nanti kita eksekusi lagi," imbuhnya.
Lia Lutfiana menuturkan, dirinya juga terkejut saat mengetahui bahwa anakan kobra yang muncul hampir mencapai 20 ekor.
"Barangkali ketemu induknya, ternyata banyak anaknya. (Indukannya) belum (ditemukan)," ungkap Lia.
