Dua ekor ular kobra jawa atau naja sputatrix kepergok kawin di tumpukan bekas gazebo di pekarangan rumah warga Dukuh Soko, Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk. Saat hendak dievakuasi relawan, ternyata masih ada seekor lagi yang sama jumbonya.
Tiga ekor ular kobra jawa itu akhirnya dievakuasi tim gabungan RCTD dan Exalos Indonesia regional Klaten. Masing-masing ular itu panjangnya mencapai 1,3 meter, terbilang jumbo unttuk ukuran kobra jawa.
"Sekitar pukul 10.00 WIB kami mendapatkan laporan dari Bapak Sugeng warga Dukuh Soko, Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk. Di depan rumah terlihat dua ekor ular kobra," kata Ngadino dari RCTD sekaligus Exalos Indonesia regional Klaten kepada detikJateng, Minggu (5/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ngadino mengatakan, kedua ekor ular itu diketahui si pemilik rumah di tumpukan bekas gazebo.
Ular kobra jawa diamankan tim RCTD - Exalos di Trucuk, Klaten. Foto: Dok. warga Ngadino |
"Di tumpukan bekas gazebo terlihat dua ekor ular kobra jawa sedang memadu kasih. Sambil dipantau pemilik rumah yang habis memperbaiki kandang burung menghubungi kami," ujar Ngadino.
Mendapatkan laporan tersebut, Ngadino bersama dua rekannya yaitu Amirudin dan Mogol segera mendatangi lokasi.
"Langsung membongkar tumpukan gazebo. Ternyata ular berada di lubang di bawah tanah," ucap Ngadino.
"Kurang lebih 10 menit, ternyata tim berhasil mengamankan tiga ular jumbo dengan ukuran 1,3 meter dengan aman. Ini super jumbo untuk ukurannya," imbuhnya.
Menurut dia, ukuran kobra jawa dengan panjang 1,3 meter baru ditemui timnya sekali ini.
"Untuk masuk galon susah, hampir tidak muat. Ini super jumbo untuk jenis kobra jawa," kata dia.
Amirudin menambahkan, sekitar sebulan lalu juga ditemukan ular sejenis berukuran kecil di lokasi yang sama.
"Sekitar sebulan lalu ditemukan yang kecil, tadi lubang sudah kami bongkar dan belum ada telurnya karena ini baru musim kawin," kata dia.

