Belasan ekor anakan ular kobra dievakuasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Demak Pos Karangawen. Ular-ular berbisa itu ditemukan di salah satu rumah warga.
Kabid Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, mengatakan evakuasi ular itu dilakukan pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 13.30-15.30 WIB. Lokasinya ada di dalam rumah warga wilayah Dukuh Karangturi, Desa Bogosari, RT 1 RW 1, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.
"Rumahnya tidak langsung nempel tanah, lantainya papan kayu itu ada kayak lubang ke bawah, lubangnya halus. Kemungkinan kan sudah dianalisa itu bukan yuyu, ini dipastikan ular," kata Toga saat dihubungi detikJateng, Sabtu (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toga menuturkan tiga orang petugas damkar yang melakukan evakuasi kemudian menyiramkan bensin ke lubang tersebut. Tak lama, belasan anakan ular kobra langsung keluar.
"Teman-teman tuh langsung menumpahkan bensin di dalam lubang itu, terus ular-ulare tuh keluar semua sing kecil. Jenisnya kobra, tadi ada sampai 18 ekor," ujar Toga.
Evakuasi belasan anakan ular kobra di salah satu rumah warga wilayah Bogosari, Guntur, Demak, Sabtu (11/7/2026). Foto: dok. Damkar Demak |
"Cuman indukannya belum keluar. Kita enggak bisa langsung, kan harus bongkar soale nek sampai bawah, makanya kan dituangin bensin dulu. Indukannya belum ditemukan," tambahnya.
Selama proses evakuasi belasan ular itu, Toga membeberkan bahwa petugas sempat tergigit anakan ular kobra. Beruntungnya, bisa mematikan dari ular itu tidak masuk ke tubuh petugas.
"Petugas kan evakuasi ular banyak ya, ada yang kecatok itu ya cuman enggak fatal. Kayak nucup gitu loh, digigit tapi bisanya enggak masuk," ungkap Toga.
Toga menyampaikan belasan ular hasil evakuasi itu akan diamankan di Pos Damkar Karangawen. Sementara untuk pencarian indukannya, ia menyampaikan bahwa petugas akan menunggu laporan lagi jika ada warga yang melihat.
"Ularnya sekarang ada di Pos Karangawen. Memang kita untuk evakuasi ular, kan ular yang ditangkap itu belum ada tempat penangkaran," ucap Toga.
"Kalau untuk yang itu (indukan) ya tetep nunggu aduan dari pemilik, nanti kalau melihat indukan baru nanti kita eksekusi lagi," imbuhnya.
Terpisah, pelapor bernama Lia Lutfiana (31) menceritakan dirinya menelepon Damkar setelah adiknya melihat ada sisik dan seekor ular. Berharap petugas menemukan induknya, Lia justru terkejut saat banyak anakan yang ditemukan.
"Saya posisi tidak di rumah, (tetapi rumah) masih (ditempati). Tadinya (adik) nemu anakan ular satu sama sisik ular, lalu saya panggil damkar barangkali ketemu induknya, ternyata banyak anaknya. (Indukannya) belum (ditemukan)," ungkap Lia.

