5 Orang Ditangkap dalam OTT Bupati Sukoharjo

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 10 Jul 2026 07:21 WIB
Bupati Sukoharjo usai diperiksa di Mapolresta Solo, Jumat (10/7/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Sukoharjo -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sebanyak lima orang diamankan dalam operasi senyap tersebut, salah satunya adalah Bupati Sukoharjo.

"Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (10/7/2026).

Budi mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut tim penindakan KPK mengamankan total lima orang. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani masuk dalam daftar pihak yang terjaring operasi tersebut.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," jelas Budi.

Setelah ditangkap, para pihak tersebut tidak langsung dibawa ke Jakarta. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Solo dari Kamis (9/7) malam hingga Jumat (10/7) pagi.

"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta," bebernya.

Ia mengatakan, dari Mapolresta Solo kelima orang tersebut akan segera dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih intensif.

"Pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih," bebernya.

Adapun kasus yang menjerat sang bupati diduga berkaitan dengan pemerasan terhadap bawahannya.

"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," pungkas Budi.

Sebelumnya, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dikabarkan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Etik sempat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo.

Dari pantauan detikJateng, Etik Suryani keluar dari Mapolresta Solo sekira pukul 05.41 WIB. Etik nampak memakai baju serba hitam putih dengan setelan celana jeans dan memakai masker.

Sebelum keluar, sejumlah mobil Avanza berwarna hitam terparkir di depan lobi Mapolresta Solo. Sejumlah orang juga sempat keluar masuk ke Mapolresta Solo.

Etik turun dari lantai 2 menggunakan lift dan sejumlah petugas yang membawa koper berwarna hijau. Etik juga tidak menjawab pertanyaan dari awak media.

Dia langsung keluar dari lobi Mapolresta Solo dan langsung masuk ke dalam bus yang terparkir di depan lobi. Dari luar bus Etik terlihat duduk di salah satu kursi penumpang dan segera menutup gorden.

Selanjutnya, kader PDI Perjuangan masuk ke dalam bus yang telah disiapkan dan pergi bersama rombongan.

Sementara itu, Kantor Bupati Sukoharjo sejak tengah malam tadi terlihat sepi tanpa aktivitas. Bahkan, pos jaga di dekat gerbang masuk dibiarkan kosong tanpa ada petugas.



Simak Video "Video KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Menyerahkan Diri"

(alg/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork