Gas Bocor Picu Kebakaran di Jalan Veteran Semarang, Bapak-Anak Jadi Korban

Gas Bocor Picu Kebakaran di Jalan Veteran Semarang, Bapak-Anak Jadi Korban

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 06 Jul 2026 13:11 WIB
Dapur sebuah warung makan di Jalan Veteran, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, yang terbakar, Senin (6/7/2026).
Dapur sebuah warung makan di Jalan Veteran, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, yang terbakar, Senin (6/7/2026). (Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng)
Semarang -

Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji terjadi di salah satu warung makan di Jalan Veteran, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Seorang pegawai warung makan bernama Muhammad Arifin (40) dan anak bernama Intan (15) terluka akibat tersambar api.

Istri korban yang juga pegawai warung itu, Antiani (34), menerangkan mulanya dirinya hendak mengganti gas di dapur pada Senin (6/7) sekitar pukul 09.30 WIB. Namun dia mendengar suara yang diduga berasal dari kebocoran gas.

"Saya mau ganti gas. Malah suaranya 'ces' banter gitu," kata Antiani saat ditemui detikJateng di lokasi siang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga asal Grobogan tersebut lantas memanggil suaminya untuk menangani masalah itu. Lantas, Arifin membawa gas itu ke kamar mandi di samping dapur.

"Saya panggil suami saya, 'Pak, gasnya bocor'. Dibawalah ke kamar mandi ditaruh di dalam ember, tapi masih belum ada apinya," terangnya.

ADVERTISEMENT

Antiani tidak mengetahui betul api berasal dari mana. Sebab dirinya bersama anaknya ketakutan lari ke depan warung.

"Kalau muncul apinya itu saya nggak tahu. Saya lari ke depan gendong anak kecil saya kan takut, tapi di sini sudah ada apinya. Tapi apinya dari mana, nggak tahu," ucapnya.

"Tahu-tahu saya ke belakang, suami saya sudah kebakaran semuanya dari rambut sampai kaki," lanjutnya.

Dia menyebut, baju dan celana Arifin tidak terbakar. Namun, rambut hingga kaki Arifin terbakar. "Ini rambut sama wajahnya terbakar. Sama tangannya sama kakinya itu yang melepuh," sebutnya.

Pihak warung langsung melarikan Arifin ke RSU William Booth untuk mendapatkan penanganan medis. Antiani menyebut, suaminya mendapat perawatan di IGD.

"(Dilarikan ke rumah sakit mana?) William Booth. Tadi dibawa teman saya ke sana. Tadi di dalam IGD," jelasnya.

Tidak hanya suaminya, Antiani menyebut, anaknya yang bernama Intan (15) juga terbakar di bagian telapak kaki. Dirinya juga mengalami luka bakar di bagian kaki.

"Itu di bagian kakinya. Saya juga nggak tahu anak saya juga terbakar. Saya kan lari ke depan sama anak saya yang kecil. Kalau yang besar nggak tahu kalau kebakar kakinya, bagian telapak kanan sama kiri," sebutnya.

"Tadi saya juga terbakar di bagian kaki. Saya tadi kasih bioplacenton (obat bakar untuk dirinya dan anaknya). Tadi juga ada ambulans ke sini, diobati sama ambulans," imbuhnya.

detikJateng melihat luka bakar yang dialami Antiani yakni di kedua jari-jari kakinya. Tampak jemari kakinya itu memerah dan terdapat kulit yang melepuh di sejumlah bagian.

Dia mengatakan api dipadamkan oleh para karyawan. Beruntung, api tidak merembet ke ruangan lainnya.

"Tadi dipadamkan sama teman-teman pakai air di sini," pungkasnya.



(aku/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads