Api Dharma Waisak akan diambil dari situs Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, hari ini. Jelang pengambilan api, Mrapen dipadati para pengunjung dan peserta sudah berada di lokasi sejak pagi.
Pantauan detikJateng pukul 09.30 WIB, sedikitnya ada tiga bus dan belasan kendaraan pribadi yang terparkir di halaman kawasan wisata Mrapen. Sementara sejumlah kendaraan lain ada yang terparkir di luar hingga SPBU yang berada di dekat lokasi.
Sampai saat ini prosesi pengambilan Api Dharma Waisak belum dimulai. Peserta yang sudah tiba memanfaatkan momen ini untuk berfoto di titik Api Abadi Mrapen.
Dikutip dari akun Instagram Waisak Nasional Indonesia, prosesi ini dijadwalkan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 15.30 WIB. Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi mengatakan rencananya pengambilan Api Dharma Waisak berlangsung siang hari.
"(Rencana pengambilan api) sebelum (waktu) jumatan," kata Annas kepada detikJateng, Jumat (29/5/2026).
Seorang peserta dari Majelis Buddha Mahayana Indonesia, Mario (37), mengatakan dirinya datang bersama keluarganya. Ia turut dalam rombongan dari Tangerang.
"Datang sama keluarga, empat orang. Ini rombongan dari Tangerang, tiga bus besar. Diparkir di SPBU busnya," kata Mario kepada detikJateng.
Mario mengaku baru pertama kali mengikuti pengambilan Api Dharma Waisak di Marapen. Karena ini adalah pengalaman pertamanya, ia merasa terkesan dengan kawasan wisata ini.
"Baru pertama, menarik juga sih, selain ikut pengambilan Api Dharma Waisak, jadi ini sesuatu yang belum kita tahu, oh ternyata ada Api Abadi Mrapen," ujar Mario.
Mario menuturkan lokasi ini adalah tujuan pertamanya. Rencananya, ia beserta rombongan akan berangkat ke Candi Borobudur untuk mengikuti prosesi Waisak besok.
"Ini tujuan pertama, besok rencananya ke Candi Borobudur," tutur Mario.
Simak Video "Video: Pengunjung Jauh-jauh Kunjungi Api Abadi Mrapen: Lho Kok Apinya Mati"
(apl/dil)