SDN 2 Mlilir yang Atapnya Ambrol Sempat Gagal Direhab gegara Efisiensi

SDN 2 Mlilir yang Atapnya Ambrol Sempat Gagal Direhab gegara Efisiensi

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 18 Mei 2026 17:14 WIB
Ruang kelas 6 di SDN 2 Mlilir, Gubug, Grobogan, porak poranda usai atapnya ambrol pada Sabtu (16/5/2026) malam karena kayu penyangganya lapuk dan diterpa hujan deras.
uang kelas 6 di SDN 2 Mlilir, Gubug, Grobogan, porak poranda usai atapnya ambrol pada Sabtu (16/5/2026) malam karena kayu penyangganya lapuk dan diterpa hujan deras. Foto: Dok SDN 2 Mlilir Grobogan
Grobogan -

Ruangan kepala sekolah dan kelas 6 SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan ambrol pada bagian atapnya pada Sabtu (16/5/2026). Ternyata, sempat ada rencana merehabilitasi bangunan sekolah itu namun gagal karena efisiensi.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan, Purnyomo mengatakan pihaknya sebenarnya sudah mengusulkan rehabilitasi untuk SDN 2 Mlilir di tahun ini lewat Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Kabupaten Grobogan. Namun adanya efisiensi anggaran di tingkat pusat membuat usulan itu ditangguhkan.

"Sebenarnya SDN 2 Mlilir Gubug sudah diusulkan rehabilitasi tahun 2026 oleh Disdik melalui DAU. Akan tetapi, karena adanya efisiensi anggaran dari pusat, usulan oleh Pemerintah Daerah ini ditangguhkan," kata Purnyomo melalui pesan WhatsApp pada detikJateng, Senin (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, pihaknya bakal kembali mengajukan perbaikan sekolah tersebut lewat dana revitalisasi pemerintah pusat. Menurut Purnyomo, SDN 2 Mlilir menjadi sekolah prioritas pertama untuk diperbaiki bangunannya di Kecamatan Gubug.

ADVERTISEMENT

"Karena termasuk mendesak, kami mengusulkan kembali melalui dana revitalisasi. Walaupun bukan yang nomor satu di kabupaten, tetapi tetap berada di posisi pertama di Kecamatan Gubug," ungkap Purnyomo.

"Semoga segera mendapat penanganan dan mendapat informasi tentang revitalisasi dari Direktorat SD," sambungnya.

Ruang kepala sekolah di SDN 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, porak poranda usai atap ambrol.Ruang kepala sekolah di SDN 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, porak poranda usai atap ambrol. Foto: Dok Polres Grobogan

Atap Ruangan Lain Juga Terancam Ambruk

Kepala SDN 2 Mlilir, Suliman mengungkap ada dua ruangan lain yang kondisinya sama memprihatinkan. Dua ruangan itu seluruhnya merupakan ruang kelas.

"Dua ruang lagi itu juga kayunya sudah dimakan rayap, plafonnya juga sudah banyak yang rontok, itu ruang kelas 5 dan kelas 2," kata Suliman saat dihubungi detikJateng.

Menurut Suliman, meski kondisi atap dua ruangan kelas tersebut membahayakan, namun masih bisa digunakan hingga saat ini. Pihaknya akan memindahkan ruangan belajar siswa saat kondisinya sudah dinilai mengkhawatirkan.

"Itu kan walaupun membahayakan tapi kan masih bisa ditempati dan masih bisa digunakan. Kalau memang itu nanti kalau sudah diperkirakan itu sudah betul-betul kondisinya mengkhawatirkan ya nanti dialihkan. Pokoknya sementara ini masih digunakan," terang Suliman.

Suliman juga menyebut pihaknya telah melaporkan kejadian atap ambrol di ruang kepala sekolah dan kelas 6 kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan.

"Sudah langsung, kemarin langsung saya langsung, paginya itu langsung saya laporan. Untuk respon (dari Disdik) ya yang jelas intinya saya sudah melaporkan itu," ungkap Suliman.

"Untuk kelanjutannya ya belum ada yang jelas seperti itu. Ya, kemungkinan karena di sana juga masih sibuk atau bagaimana kan enggak tahu. Belum (ada peninjauan dari Disdik) karena kan baru kemarin Minggu, Minggu kan libur. Kan ya baru pagi ini (memasuki hari kerja kembali)," imbuhnya.

Lebih lanjut Suliman menuturkan, pihaknya secara rutin melaporkan kondisi bangunan di SDN 2 Mlilir melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), termasuk melaporkan kerusakan dan mengajukan perbaikan.

"Sudah pernah saya ajukan (perbaikan). Untuk pengajuan (perbaikan) itu kan lewat Dapodik, jadi secara otomatis. Untuk pihak sekolahan itu hanya melaporkan kerusakan-kerusakan sekian persen sekian persen. Setiap semester update," urai Suliman.

Karena kerusakan ruangan yang sudah parah, Suliman menuturkan sekolahnya akan mendapatkan revitalisasi dari pemerintah pusat. Rencananya, beberapa bangunan termasuk ruang kelas yang kini ambrol bakal diperbaiki dalam revitalisasi tersebut.

"(Kerusakan yang dilaporkan melalui Dapodik pada semester lalu) sudah lebih dari 90 persen, makanya untuk SD 2 Mlilir itu dapat revitalisasi gedung itu banyak. Sebenarnya semuanya sudah di-acc tapi untuk pelaksanaan hanya belum itu saja, infonya itu tahun 2026 (pelaksanaan revitalisasinya)," terang Suliman.

Atap Ruang Kelas 6 dan Kepsek Ambruk

Diberitakan sebelumnya, atap ruangan kelas 6 dan kepala sekolah di SD Negeri 2 Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan ambrol. Siswa terpaksa belajar di ruang rebana.

Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto mengatakan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (16/5) malam. Namun ambrolnya ruang kelas baru diketahui pihaknya pagi tadi.

"Kejadian pada hari Sabtu malam Minggu. Tapi info ambrol baru tadi pagi diterima kami," kata Anang saat dihubungi detikJateng, Senin (18/5).

Anang menuturkan atap ruangan itu diduga ambrol karena bahannya yang sudah lapuk. Selain itu, saat peristiwa itu terjadi, wilayah Mlilir sedang dilanda hujan cukup lebat.

"Untuk kejadian atap ambrol di SDN 2 Mlilir karena bahan atap kayu sudah lapuk dan terkena air hujan agak lebat," terang Anang.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads