Pria Misterius Tewas di Grobogan Bukan Tertabrak KA, Polisi Beri Penjelasan

Pria Misterius Tewas di Grobogan Bukan Tertabrak KA, Polisi Beri Penjelasan

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Jumat, 15 Mei 2026 15:39 WIB
TKP lansia terpeleset di dekat rel KA jalur hilir Km 32+4/3, Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (15/5/2026).
TKP lansia terpeleset di dekat rel KA jalur hilir Km 32+4/3, Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (15/5/2026). Foto: Dok. Polres Grobogan.
Grobogan -

Identitas pria yang tewas diduga tertabrak kereta api (KA) di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan sudah diketahui. Selain itu ternyata korban bukan tertabrak, melainkan jatuh karena terkejut klakson dari KA yang melintas hingga terpeleset.

Pria lansia itu ditemukan tergeletak di samping rel jalur hilir Km 32+4/3, Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Jumat (15/5) pagi. Sebelumnya korban disebut tertabrak kereta hingga akhirnya meninggal.

Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, mengatakan peristiwa ini bermula saat KA Barang Banteng Cargo melaju dari Karangjati ke arah Gubug. Setibanya di lokasi, asisten masinis membunyikan semboyan 35 (klakson) berulang kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masinis menerangkan bahwa asisten masinis sudah membunyikan semboyan 35 berulang-ulang akan tetapi korban tidak mendengar," kata Arif saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

Arif menyebut korban baru menyadari keberadaan KA saat jarak sudah dekat. Korban kemudian terkejut hingga terjatuh dan membentur tiang besi.

"Saat kejadian situasi angin kencang korban tidak dengar ada kereta lewat, karena jarak sudah dekat korban kaget lalu terpeleset dan jatuh ke kanan membentur tiang besi," ujar Arif.

Arif menuturkan korban masih hidup saat polisi tiba di lokasi. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia (MD) dalam perjalanan.

"Saat di TKP masih hidup dan diberikan minum oleh Kanit Samapta Aiptu Eko Purwanto, dibawa ke PKU Muhammadiyah Gubug, MD dalam perjalanan," ungkap Arif.

Lebih lanjut, Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto, mengatakan bahwa saat ditemukan, korban tidak membawa identitas. Polisi kemudian melakukan pelacakan dengan alat identifikasi.

Korban diketahui bernama Narwi (73), warga Dusun Manggarmas, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Anang menjelaskan pihak keluarga sudah datang ke rumah sakit dan memastikan korban merupakan keluarganya.

Anang menjelaskan bahwa korban tidak tertabrak KA. Saat peristiwa terjadi, ia menduga korban sedang berjalan di atas talut yang berada di sisi luar rel KA.

"Betul (korban tidak bersentuhan dengan KA). Korban berjalan di sebelah rel, karena badan tidak hancur. Kemungkinan (berjalan) di talut atau cornya, kalau di kricak-kricak, posisinya miring, bila buat jalan bisa terpeleset," jelas Anang.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria tanpa identitas tertabrak kereta api (KA) di jalur hilir KM 32+4/3 antara Stasiun Karangjati-Gubug. Jenazah korban telah dievakuasi petugas ke rumah sakit.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pagi ini pukul 08.23 WIB. Adapun KA yang terlibat merupakan KA Barang.

"KA barang petikemas tujuan Surabaya dengan nomor KA 2509 Banteng Cargo tertemper orang di KM 32+4/3 jalur hilir antara Stasiun Karangjati-Stasiun Gubug pada pukul 08.23 WIB," kata Luqman dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (15/5).




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads