Seorang pria tanpa identitas tertabrak kereta api (KA) di jalur hilir KM 32+4/3 antara Stasiun Karangjati-Gubug. Jenazah korban telah dievakuasi petugas ke rumah sakit.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pagi ini pukul 08.23 WIB. Adapun KA yang terlibat merupakan KA Barang.
"KA barang petikemas tujuan Surabaya dengan nomor KA 2509 Banteng Cargo tertemper orang di KM 32+4/3 jalur hilir antara Stasiun Karangjati-Stasiun Gubug pada pukul 08.23 WIB," kata Luqman dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (15/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luqman menyebut masinis telah membunyikan klakson KA atau semboyan 35 sebelum peristiwa itu terjadi. Namun, korban tidak menghindar.
"Berdasarkan keterangan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), sebelum kejadian masinis telah membunyikan semboyan 35 berulang kali sebagai peringatan. Namun orang yang menemper KA tidak menghindar sehingga terjadi insiden temperan," jelas Luqman.
"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," tambahnya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Korban telah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.
"Melaporkan awal telah terjadi orang tertemper kereta api di Desa Papanrejo. Korban sudah MD sesampainya di RS PKU Muhamadiyah Gubug," tutur Arif.
Lebih lanjut, Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto, menjelaskan pihaknya tengah menelusuri identitas korban. Pihaknya kini sedang menunggu pihak yang diduga keluarga korban tiba di rumah sakit.
"Untuk saat ini kami masih menunggu keluarga korban dari Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, guna memastikan lebih dulu (kebenaran identitas korban)," jelas Anang.
(apl/apl)
