Fakta-fakta Temuan Mayat Dikubur di Dapur Rumah Boyolali

Round-Up

Fakta-fakta Temuan Mayat Dikubur di Dapur Rumah Boyolali

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 15 Mei 2026 07:13 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi penemuan mayat di dapur rumah Boyolali. Foto: (Getty Images/ilbusca)
Solo -

Sesosok mayat pria ditemukan terkubur dalam dapur rumahnya di Dukuh Pereng, Desa Pakel, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Korban diduga dibunuh, dengan polisi menyelidiki kasusnya.

"Ya, betul ada kejadian itu. Saat ini masih proses pendalaman dari pihak Polsek maupun Polres," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, saat dimintai konfirmasi, Kamis (14/5/2026).

Korban diketahui bernama Pariman. Jasadnya ditemukan pada Rabu (13/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berawal Tetangga Curiga Korban Tak Kelihatan

Indrawan menerangkan, penemuan mayat Pariman bermula saat para tetangga curiga karena korban tidak keluar rumah. Diketahui, Pariman tinggal bersama kedua anaknya.

ADVERTISEMENT

Salah satu tetangga berinisiatif menghubungi anak korban lainnya yang selama ini tinggal di luar kota.

"Kronologisnya itu anak dari korban yang nomor 3 itu diinformasikan sama tetangganya bahwa bapaknya itu tidak terlihat selama berapa hari. Kemudian setelah dikroscek anaknya datang dari Pati, ternyata setelah dicari-cari di luar tidak ketemu," jelas Indrawan.

"Kemudian dicari di dalam, ada gundukan tanah di daerah belakang atau di pawon (dapur) belakang rumah. Setelah digali dikit-dikit, muncul salah satu anggota badan," sambungnya.

Begitu melihat ada anggota tubuh manusia, anak korban bersama kepala dusun dan perangkat desa setempat melapor ke Polsek Andong, yang diteruskan ke Polres Boyolali. Polisi kemudian datang ke lokasi kejadian.

Gundukan tanah digali dan menemukan jenazah korban. Setelah berhasil diangkat dari dalam kubur, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Diduga Korban Dibunuh

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, tidak menampik kemungkinan korban dibunuh. Namun, pihaknya menunggu hasil autopsi.

"Betul (diduga dibunuh). Nanti kita infokan lebih lanjut," ucap Indra.

Ditanya terkait luka yang dialami korban, Indra menyampaikan hal itu belum kelihatan. Terkait luka-luka yang ada, pihaknya juga kembali menyampaikan masih menunggu hasil autopsi.

"Lukanya belum keliatan mas, masih menunggu hasil autopsi," imbuh dia.

Sementara Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, mengatakan memang ada dugaan korban meninggal dunia akibat dibunuh. Namun siapa pelakunya saat ini masih dalam penyelidikan.

"(Terduga pelaku) Sampai saat ini masih dalam lidik. Yang pasti kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian," ujar Indrawan Wira Saputra.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads