Pria Semarang Tersengat Listrik Saat Bersihkan Atap-Terdengar Ledakan

Pria Semarang Tersengat Listrik Saat Bersihkan Atap-Terdengar Ledakan

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 12 Mei 2026 17:45 WIB
Ilustrasi kesetrum
Ilustrasi kesetrum. Foto: Thinkstock
Semarang -

Seorang pria tersengat listrik saat membersihkan genteng rumah di Jalan Raden Patah, Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang. Saat korban tersengat listrik, terdengar ledakan yang diduga berasal dari trafo.

Korban adalah laki-laki bernama Handoyo (53) asal Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (12/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto, mengatakan korban saat itu tengah membersihkan atap rumah di lantai 3 milik orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kronologi kejadian bermula pada pukul 09.00 WIB saat korban sedang membersihkan atap rumah lantai 3 milik di atas genting," ungkap Andy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

Kala itu, korban tidak menyadari tubuhnya mengenai kabel listrik dengan tegangan tinggi di dekat atap rumah tersebut. Lantas, saksi mendengar ledakan dari trafo listrik di sekitar lokasi kejadian.

"Tanpa disadari, bagian tubuh korban mengenai kabel listrik tegangan tinggi yang berada di dekat atap bangunan tersebut. Sesaat kemudian terdengar bunyi ledakan dari trafo listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian dan aliran listrik di wilayah tersebut padam," jelas Andy.

Usai mendengar suara ledakan tersebut, saksi menemukan korban telah tergeletak di atas atap rumah. Andy menyebut korban mengalami luka bakar sekitar 70 persen. Beruntung korban masih dalam kondisi sadar.

"Setelah mendengar suara ledakan, saksi pertama melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di atas genteng, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semarang Timur," jelasnya.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar kurang lebih 70 persen pada bagian tubuhnya. Meski demikian, korban masih dalam keadaan sadar dan dapat berkomunikasi saat proses evakuasi berlangsung," pungkasnya.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads